Usaha ikan hias. | Noval Perdian

Wartalampung.id, Pesawaran -Berawal dari kejenuhan lantaran belajar daring melulu, Aldi Yuliansyah, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bandar Lampung (UBL) memanfaatkan waktu engan membuka usaha ikan hias atau biasa disebut dengan scaper, Senin, (27/9/2021).
Aldi mengatakan, ide usaha ini ia dapatkan karena memang hobi main ikan dan suka menata akuarium.
Ia mengatakan, alasan kuat dia membangun usaha ini adalah dengan melihat peluang yang cukup besar dengan merebaknya virus aquascape ke segala kalangan usia dan menjalar di seluruh nusantara.
Aldi mengatakan, membangun usaha ini bertujuan untuk menambah penghasilan di masa pandemi. Sekaligus untuk membayar uang kuliah dengan tidak mengandalkan penghasilan orang tua.
Sistem pemasaran yang ia gunakan memiliki dua metode, secara langsung dan online. Kini usaha ikan hias yang ia jalankan sudah hampir terjual ke seluruh daerah yang ada di indonesia.
“Alhamdulillah sekarang ini ikan hias saya bisa sampai Kudus, Jawa Timur, ke Medan, Sumatera Barat juga sudah pernah,” ucap Aldi.
Usaha ikan hias yang ia beri nama Paduka Aquatic berada di Jalan Negeri Sakti Simpang Suka Banjar Dusun Srimenanti Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.
Aldi kini sudah memiliki seorang pegawai yang membantunya untuk mengembangkan usaha tersebut.
Meskipun usaha yang ia jalankan memiliki keuntungan yang cukup besar, bukan berarti Aldi tidak pernah merugi.
Ia mengatakan sempat mengalami kerugian berupa ikan-ikan yang ia jual banyak yang mati, bahkan juga tidak laku di pasaran.
Ia mengatakan, banyak sekali rintangan yang ia temui dalam menjalankan usaha ini.
Ia mengatakan perlu keuletan dan konsistensi untuk terus bergerak maju. Ditambah dengan saingan yang semakin hari kian bertambah. [Noval Perdian, Mahasiswa Ilmu Komunikasi FiSIP UBL]
