Berita Foto Bisnis

Pupuk Organik Eco Farming Bikin Biaya Tanam Murah, Hasilnya Melimpah

Pupuk Organik Eco Farming Bikin Biaya Tanam Murah, Hasilnya Melimpah

Sosialisasi Eco Farming di Sidoarjo, Kecamatan Way Panji, Lamsel. | Dokumentasi

Sosialisasi Eco Farming di Sidoarjo, Kecamatan Way Panji, Lamsel. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Lampung Selatan – Eco farming (EF) adalah pupuk superaktif, hasil penelitian ahli pertanian lebih 17 tahun. Memiliki beberapa kelebihan antara lain, mengandung bakteri positif (decomposer), sebagai bioaktivator yang dapat mengurai bahan organik di dalam tanah sehingga dapat merestorasi kesuburan lahan.

Demikian kata Ketua Mabes TEAM Lampung dan Agen Resmi dari PT Bandung Eco Sinergi Teknologi (BEST), M. Affandi Hasan saat sosialisasi Eco Farming Pertanian Go Organik beberapa waktu lalu.

Lulusan Unila ini menambahkan, Eco Farming juga mengandung 13 unsur hara yang dibutuhkan tanaman sehingga tanaman menjadi sehat dan memilki imunitas yang baik dan ramah lingkungan.

Sosialisasi Eco Farming ternyata ditunggu banyak petani. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang hadir.  Tujuan kegiatan selain menambah wawasan dan pengetahuan, juga pemberdayaan petani menggunakan pupuk murah, mudah, dan kian melimpah.

Affandi menuturkan, pupuk organik Eco Farming memilik unsur hara, terdiri unsur hara makro (N, P, K), unsur hara sekunder (S, Ca, Mg) dan unsur hara mikro (Cl, Mn, Fe,Cu ,Zn, B, Mo). Sehingga cocok untuk segala jenis tanaman,padi, kelapa, sayuran, palawija, hidroponik, tebu, buah-buahan, tembakau, kelapa sawit, karet, jambu/pinang dan juga kopi.

“Selain meringankan biaya produksi dan mempercepat masa panen juga dapat mencegah hama serta meningkatkan unsur hara tanah. Hasil produksi lebih meningkat dan berkualitas,” bebernya.

Dengan pupuk Eco Farming, sambungnya, penggunaan pupuk kimia cukup 25 persen saja sehingga bisa menghemat biaya produksi hingga 75 persen.

“Pupuk organik Eco Farming notabenenya ramah lingkungan serta berkelanjutan,” katanya.

Sosialisasi Eco Farming di Kecamatan Pasir Sakti, Lamtim. | Dokumentasi

Dijelaskannya, dalam menjalankan misinya, tidak semata mencari keuntungan saja, tapi juga ingin menyejahterakan petani di berbagai subsektor melalui jargon “ECO FARMING, lahan subur petani makmur”.

Oleh karena itu, perlu bantuan dan dukungan semua pihak dalam mewujud serta mendongkrak perekonomian masyarakat yang selama ini terpuruk. Jika persoalan kesejahteraan petani mampu diatasi artinya, sudah separuhnya mengatasi persoalan bangsa.

PT BEST membawa satu produk yang kecil yang isinya 30 gram, namun bisa mencukupi kebutuhan organik tanah seluas satu hektar dan uji legalitasnya sudah lengkap dari SK Kementerian Pertanian dan Sertifikasi Organik.

Manfaat Eco farming sudah diteliti Asesor Pertanian Organik, Lembaga Sertifikasi Profesi Pertanian Kementrian Pertanian, Jamaluddin Al Afgani.

Jamaluddin mengakui, kadar NPK dalam Eco Farming juga rendah.

“Jika ada pupuk organic N-nya di atas 5, itu malah dipertanyakan. Jangan-jangan pakai urea. Organik murni jarang kita dapatkan di atas 5,” tegasnya.

Tertarik untuk mencoba produk Eco Farming? Anda bisa berkontak langsung dengan M. Affandi Hasan di 081273000282. [Advertorial]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda