Debat Publik ANtar-Calon Wakil Wali Kota Bandar Lampung. | Dokumentasi KPU Bandar Lampung

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Calon wakil wali kota Bandar Lampung nomor urut 2 Tulus Purnomo akan membenahi data penerima program bina lingkungan atau biling. Program yang sejatinya untuk anak dari keluarga tak mampu di lapangan ditemukan kejanggalan.
Baca: Johan Sulaiman Sebut Indikasi Korupsi Pembangunan Masjid Al Furqon
Tulus menilai, data yang tidak valid menyebabkan biling tidak tepat sasaran. Ke depan, Tulus akan memperbaiki data sehingga Pemkot Bandar Lampung punya sumber data yang valid. Dengan demikian, penerima program biling benar-benar mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu.
Baca: Debat Calon Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Deddy Amarullah: Pengantin Baru Tanam Pohon
“Selama ini ada banyak sumber data. Kami ingin hanya ada 1 data sebagai dasar pelaksanaan program biling,” kata dia dalam debat antarcalon wakil wali kota gelaran KPU Bandar Lampung di Hotel Emersia Rabu malam, 18 November 2020.
Tulus yang berpasangan dengan calon wali kota Yusuf Kohar ingin memberikan beasiswa bagi 10 ribu siswa.
Ia juga akan mengupayakan agar tidak ada tunggakan biling ke sekolah-sekolah.
Baca: Debat Publik Antar-Calon Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Johan Sulaiman Sebut Rycko Menoza 4G
Ia juga menilai, selama ini ada kepala sekolah yang mempermainkan biling.
“Butuh pengawasan masyarakat,” kata mantan anggota DPRD Lampung itu.
Baca: Debat Calon Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Deddy Amarullah: Kota Terkotor Salah Predikat
Kata Tulus, pihaknya akan memperbaiki manajemen sekolah. Sehingga, peruntukan beasiswa dan biling tepat sasaran.
Debat antarcalon wakil wali kota diikuti tiga kandidat. Johan Sulaiman nomor urut 1, Tulus Purnomo (2), dan Deddy Amarullah (3). [Sugiono]
