Bisnis

Lampung Fest 2025, Dinas Parekraf Tampilkan Produk UMKM Komunitas Pemberdayaan Perempuan

Lampung Fest 2025, Dinas Parekraf Tampilkan Produk UMKM Komunitas Pemberdayaan Perempuan

Stan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung. | Nathania Shakira

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Stan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung turut memeriahkan Lampung Fest 2025 dengan menghadirkan berbagai produk UMKM dari komunitas Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Lampung.

PPUMI, yang merupakan komunitas pemberdayaan perempuan pelaku usaha, menampilkan ragam produk kerajinan hingga kuliner karya anggota binaannya.

Komunitas ini menjadi salah satu mitra yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk membuka stand di acara tahunan tersebut.

Eva Susanna, pemilik Bunqee Craft n Fashion yang mewakili PPUMI, menyampaikan apresiasinya atas ruang yang disediakan pemerintah daerah.

“Kami difasilitasi oleh Parekraf Provinsi untuk membuka tempat di Lampung Fest,” katanya kepada wartalampung.id hari ini.

Selain itu, PPUMI juga menegaskan komitmennya dalam mendampingi perempuan agar dapat berdaya secara ekonomi melalui usaha mandiri.

Sri, salah satu pemilik usaha makanan ringan yang juga mewakili PPUMI, menjelaskan peran komunitas dalam pemberdayaan tersebut.

“PPUMI menjembatani para ibu-ibu untuk memulai suatu usaha yang menghasilkan,” ujarnya.

PPUMI Lampung sendiri baru dilantik pada 2022, namun dalam waktu singkat telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bank Indonesia, Pegadaian, Universitas Lampung, dan sejumlah instansi lainnya.

“Jadi kami bekerja sama baik dengan akademisi, UMKM, ataupun dinas di Provinsi Lampung,” jelas Sri.

Sejauh ini, PPUMI telah membina sekitar 60 anggota yang tersebar di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya.

Melalui fasilitas yang diberikan oleh Dinas Parekraf, produk-produk UMKM binaan PPUMI dapat dipamerkan dan dipasarkan lebih luas kepada masyarakat.

Produk yang ditawarkan meliputi kerajinan khas daerah, makanan ringan, serta berbagai olahan kreatif perempuan pelaku UMKM di Lampung.

Selain itu, stan ini juga menyediakan bar mini kopi, sehingga pengunjung dapat menikmati minuman sambil melihat dekorasi unik serta deretan produk unggulan PPUMI.

Sri menambahkan bahwa masih banyak potensi produk khas Lampung yang ingin dikembangkan, namun beberapa masih terkendala persoalan ketahanan pangan.

Meski demikian, produk yang paling banyak dicari para pendatang tetap didominasi oleh makanan ringan seperti keripik dan kopi.

Di akhir, para perwakilan PPUMI menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Parekraf sudah membantu PPUMI. Semoga kami dapat memberikan yang terbaik,” ujarnya. [Nathania Shakira]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda