Bandar Lampung

Sukatemi Pasien Kanker Payudara Asal Tulangbawang Barat Terbantu Rumah Singgah Pasien YBM PLN IZI Lampung

Sukatemi Pasien Kanker Payudara Asal Tulangbawang Barat Terbantu Rumah Singgah Pasien YBM PLN IZI Lampung

Sukatemi. | Delima Kurnia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Terhitung sudah 15 hari sejak Sukatemi, pasien asal Tulangbawang Barat, tinggal sementara di Rumah Singgah Pasien YBM PLN IZI Lampung.

Rumah sederhana yang nyaman untuk beristrahat dan mengumpulkan tenaga dalam perjuangannya melawan kanker payudara yang dideritanya selama setahun tahun terakhir.

Perjalanan panjang pengobatan Ibu Sukatemi dimulai ketika benjolan di payudaranya diperiksa di Rumah Sakit Mardi Waluyo.

Dari hasil pengambilan sampel, dokter menyatakan bahwa benjolan tersebut merupakan kanker. Ia kemudian menjalani dua kali operasi.

Setelah itu, ia dirujuk ke Rumah Sakit Ahmad Yani untuk penanganan lanjutan sebelum akhirnya mendapat rujukan ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung.

Tahun ini, Sukatemi telah menjalani 8 kali kemoterapi. Di dalam pahanya kini masih terpasang port kemoterapi, alat medis yang membantu jalannya pengobatan, dan baru bisa dilepas setelah dua tahun.

Akibatnya, ia sering merasakan nyeri hebat di bagian kaki hingga sulit berjalan.

“Kalau habis tindakan sinar, paha terasa linu sekali. Kadang untuk jalan pun sulit,” ujarnya dengan suara pelan, menahan perih.

Untuk pengobatan radioterapi, Sukatemi harus menjalani 25 kali tindakan sinar, dan hingga hari ini ia telah menyelesaikan 8 kali penyinaran.

Saat mencari informasi di sekitaran Masjid Abdul Moloek untuk menetap di Bandar Lampung, di masjid dekat RS Abdul Moeloek, Sukatemi mendengar tentang keberadaan Rumah Singgah Pasien YBM PLN IZI Lampung.

Sebuah tempat singgah gratis bagi pasien dan keluarga yang sedang menjalani pengobatan di sekitar Bandar Lampung.

Dari situlah ia dan putrinya, Oktalia, akhirnya datang dan diterima dengan baik.

“Kami merasa sangat terbantu. Di sini semuanya gratis, ada tempat tidur yang nyaman, bahkan disediakan transportasi berupa ambulans gratis untuk antar-jemput ke rumah sakit. Apalagi saya yang jalannya susah, ini sangat membantu,” ungkap Sukatemi penuh rasa syukur.

Kini, Sukatemi menjalani hari-harinya dengan penuh harap dan semangat.

Meskipun rasa nyeri dan linu kerap datang, ia tetap berusaha kuat dan optimistis sembuh.

Rumah Singgah Pasien YBM PLN IZI Lampung dinilai menjadi bukti nyata kepedulian terhadap sesama.

Bagi banyak pasien disana, rumah singgah ini menjadi ruang penguat harapan di tengah perjuangan panjang melawan penyakit. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda