Reuni virtual FKAR Bandar Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sejumlah mantan pengurus Forum Kerja Sama Alumni Rohis (FKAR) Bandar Lampung meminta manajemen organisasi ini menaungi seluruh pelajar se-Lampung dan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Pasalnya, aktivitas utama FKAR adalah pada pembinaan keislaman pelajar SMA.
FKAR juga didorong menjadi lembaga yang mandiri dan membuat yayasan atau perkumpulan yang independen.
Demikian beberapa hal yang terungkap pada reuni FKAR tadi malam secara virtual.
Ketua FKAR yang pertama Muhammad Arief Budiman Rasyid mengatakan, lebih bagus skup kerja organisasi ini se-Lampung, tidak lagi se-Bandar Lampung. Sebab, daerah lain juga membutuhkan bantuan manajemen bagaimana mengelola organisasi Rohis di tiap sekolah.
Arief mengatakan, saat awal ia dan kawan-kawan membentuk FKAR, banyak permintaan dari daerah lain untuk dibantu penataan organisasi alumni dan rohisnya.
Selain itu, Arief juga menyarankan agar FKAR membuat program yang lebih jelas. Termasuk menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung yang ranahnya klop dengan ruang kerja FKAR.
Baca: Akhwat FKAR Bandar Lampung Kasih Foto Manis untuk Wartalampung.id
Nining Nurjanah, pengurus periode pertama yang sekarang bermukim di Papua, juga menginginkan FKAR kembali ke ruang lingkup provinsi. Dengan begitu, kemanfaatannya bisa makin dirasakan alumni Rohis di luar Bandar Lampung.
Ia juga bertanya tentang program unggulan FKAR setiap tahunnya.
Ketua Umum FKAR Bandar Lampung Muarif mengucapkan terima kasih atas atensi alumni. Ia akan membahas itu dengan pengurus lainnya.
Termasuk juga soal badan hukum yang jelas yang bisa menaungi organisasi ini agar makin eksis dan bermanfaat untuk masyarakat, khususnya pelajar di Lampung. [Adian Saputra]
