Berita Foto Politik

Aktivis Cerdas Ingatkan Kepala Daerah Sejahterakan Warga Bandar Lampung

Aktivis Cerdas Ingatkan Kepala Daerah Sejahterakan Warga Bandar Lampung

Ketua HMI Bandar Lampung Muhammad Rizki Al Safar. | Adian Saputra

Ketua HMI Bandar Lampung Muhammad Rizki Al Safar. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kalangan aktivis didorong untuk mengawal proses tahapan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung tahun ini. Pilkada sendiri akan digelar pada 9 Desember mendatang.

Peran para aktivis adalah mengawal hasil pilkada agar kepala daerah terpilih menunaikan janji menyejahterakan masyarakat. Kualitas aktivis yang semakin cerdas dinilai mempunyai kekuatan untuk mengawal hasil pilkada. Dan bisa mengkritik wali kota dan wakil wali kota terpilih jika tidak menunaikan janji mereka selama kampanye.

Demikian disampaikan Ketua Umum Himpunan Mahasiwa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung Muhammad Rizki Al Safar saat menjadi narasumber sosialisasi tahapan pilkada gelaran Relawan Demokrasi Basis Pemilih Pemula KPU Bandar Lampung di Kafe El Biruni, Rabu, 25 November 2020.

Safar menjelaskan sebagai ketua umum HMI, ia mendorong semua kader agar kritis terhadap hasil pilkada. Para kader diminta menjadi pihak yang kritis terhadap kebijakan kepala daerah yang tidak prorakyat. Safar mengemukakan, para aktivis seyogianya tidak masuk dalam pusaran politik praktis dan harus memberikan masukan konstruktif untuk kepala daerah.

“Jangan bawa nama institusi ini ke arah politik praktis. Jadilah kader dan aktivis yang cerdas yang kritis terhadap pemerintah yang tidak prorakyat,” ujar Safar.

Ia menambahkan, HMI berupaya menjadi kekuatan penyeimbang bagi pemerintah. HMI, kata dia, siap menjadi mitra pemerintah dan siap mengawal proses demokrasi di kota ini. Dalam konteks pilkada, kata dia, para kader HMI wajib memberikan masukan terhadap konten isu kampanye setiap pasangan calon.

Jika ada gagasan yang melenceng dari nilai-nilai kebaikan, kader HMI diminta memberikan kritik yang cerdas dan elegan. Khusus kepada pemilih pemula, Safar menyarankan agar membuka cakrawala pandangan sehingga bisa memilih berdasar rekam jejak dan visi, misi, dan program yang ditawarkan setiap pasangan calon.

Pilkada Bandar Lampung akan diadakan pada 9 Desember 2020 dan diikuti tiga pasangan calon. Tiga pasangan calon itu adalah Rycko Menoza-Johan Sulaiman, Yusuf Kohar-Tulus Purnomo, dan Eva Dwiana-Deddy Amarullah. [Adian Saputra]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda