Berita Foto Advertorial

Universitas Terbaik di Lampung, Kenalan dengan 2 Duta Teknokrat yang Cantik dan Berprestasi Ini Yuk

Universitas Terbaik di Lampung, Kenalan dengan 2 Duta Teknokrat yang Cantik dan Berprestasi Ini Yuk

Caca, Duta Teknokrat. | Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia

Kenanga, Duta Teknokrat. | Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas terbaik di Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, mempunyai dua duta kampus yang cantik dan berprestasi. Bukan hanya indeks prestasi kumulatif yang mentereng, dua duta Teknokrat ini juga punya kegiatan seabrek di luar studi mereka. Kita kenalan yuk satu-satu dengan keduanya.

Yang pertama punya nama yang cantik secantik orangnya: Kenanga Sari. Gadis manis ini lahir pada 19 April 2000. Ia menempuh pendidikan di SDN 1 Rawalaut, SMPN 12 Bandar Lampung, dan SMKN 4 Bandar Lampung. Kini, Kenanga kuliah di Teknokrat di jurusan Sastra Inggris.

Sebagai duta, Kenanga bilang ia harus memperkenalkan Teknokrat ke semua khalayak. Kepada mahasiswa dan mahasiswi yang kuliah di sini, Kenanga juga bertugas memberikan pemahaman betapa pentingnya menjaga prestasi akademik dan punya kegiatan di luar yang bermanfaat.
Kenanga menyoroti juga kebiasaan membaca di kampus.

Baca Juga: Model Joya Mahasiswi Universitas Terbaik di Lampung Teknokrat, Seimbangkan Akademik dan Hobi

Kenanga mengatakan, ia selalu mengajak teman-teman di kampusnya untuk banyak membaca demi mendapat pengetahuan yang luas.

“Dari membaca kita bisa mengetahui semua pengetahuan. Membaca adalah aktivitas mulia dan mesti jadi kultur kita,” ujarnya kepada wartalampung.id hari ini.

Kenanga menuturkan, ia ingin semua warga kampus memiliki kebiasaan membaca yang baik. Apalagi di Universitas Teknokrat Indonesia ini, fasilitas laboratorium. Perpustakaan dan sebagainya sangat mendukung.

“Membaca juga enggak mesti formal di perpustakaan kok. Kita bisa membaca di taman, di selasar gedung, atau tempat lain, kafe misalnya. Jadi, selain mengisi waktu, membaca juga bermanfaat untuk membentuk cara pandang kita terhadap banyak hal,” urai dara cantik ini.

Kenanga menjelaskan, menjadi Duta Teknokrat adalah sebuah tantangan tersendiri baginya. Dengan didapuk menjadi duta, ia mesti siap memperkenalkan kampus ini kepada siapa pun, baik milenial yang masih sekolah maupun mereka yang sudah ada di kampus.

“Supaya pengetahuan mereka terhadap Teknokrat ini benar-benar menyeluruh,” ujarnya.

Baca Juga: Model Ellsa Mahasiswi Universitas Terbaik di Lampung Teknokrat Belajar Makin Profesional 

Caca, Duta Teknokrat. | Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia

Duta Teknokrat yang kedua adalah Denaya Syabila Fitri Sumirat. Ia biasa dipanggil Caca. Caca menyelesaikan sekolah di SD Al Kautsar, SMPN 1 Natar, dan SMAN 1 Natar. Sama seperti Kenanga, Caca juga kuliah di Sastra Inggris.

Nah, Caca ini selain Duta Teknokrat, juga Muli Lampung Selatan tahun 2020. Wah, hebat kan?

Ia juga mengisi hari selain kuliah dengan menjadi model photo shoot dan make up pengantin.

Caca bercerita awal mula menjadi duta kampus. Caca sebelumnya aktif di unit kegiatan mahasiswa tari di kampusnya.

Oleh dosennya, ia diminta ikut pemilihan Duta Teknokrat. Sebelum pemilihan Duta, ia diminta salah satu agensi untuk mengikuti ajang Muli Mekhanai Lampung Selatan.

Caca bersyukur karena ia mendapat pembekalan dalam masa karantina untuk menjadi Duta Teknokrat. Pengalaman selama dikarantina itu pula yang banyak membantunya untuk menjadi Muli Lampung Selatan.

Hebatnya, Caca terpilih menjadi juara I Muli Mekhanai Lampung Selatan. Karena juara di Lampung Selatan, nama Caca disorongkan untuk ikut ajang Muli Mekhanai Lampung. Ia sampai sebatas finalis di ajang itu.

Caca berkata, saat dikarantina untuk menjadi Duta Teknokrat, ia diwawancarai, kemudian ada sesi talent show, berpenampilan profesional, public speaking, catwalk, dan banyak lainnya. Itu yang membuatnya maju ke grandfinal Duta Teknokrat.

“Alhamdulillah banget dapat banyak hal di karantina Duta Teknokrat. Dari situ aku pakai ilmunya saat ikut Muli Mekhanai Lampung Selatan dan alhamdulillah juara I,” kata Caca.

Menanggapi kiprah dua Duta Teknokrat itu, Wakil Rektor I Dr H Mahathir Muhammad, SE, MM, mengatakan, Duta Teknokrat terpilih dari banyak nomine yang layak untuk maju ke grandfinal.

Yang terpilih, kata Mahathir, tentu saja mereka yang terbaik. Tidak hanya dari paras, tapi juga intelektual dan kemampuan berkomunikasi yang baik.

Mahathir bersyukur kampus memiliki duta yang cakap. Selain bisa merepresentasikan kampus di luar, mereka juga menjadi panutan bagi mahasiswa dan mahasiswi lain agar punya nilai akademik yang bagus dan punya prestasi di luar dan membanggakan. [Widya]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda