Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA .| Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ada yang menarik dalam sambutan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA hari ini pada wisuda di Gelanggang Olahraga kampus setempat.
Saat memberikan sambutan, Nasrullah menekankan kepada lulusan agar menjaga akhlak mulia. Termasuk kepada orangtua. Jangan sampai sudah menjadi sarjana, rasa hormat dan cinta kepada orangtua malah luntur. Nasrullah kemudian bercerita bagaimana ia begitu mencintai ibundanya.
Nasrullah menceritakan, pada Juli 1991, ia memberangkatkan ibundanya ke Tanah Suci. Waktu ia, kata Nasrullah, ia memiliki uang Rp7 juta. Ongkos naik haji atau ONH atau biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) mencapai Rp6,5 juta. Yang Rp500 ribu digunakan untuk uang saku.
Kondisinya waktu itu belum mapan benar karena baru diterima bekerja sebagai dosen di Universitas Lampung di Fakultas Ekonomi.
Nasrullah mengatakan, pada akhir tahun itu juga ia dinyatakan diterima untuk kuliah magister di Amerika Serikat, tepatnya di Michigan University.
Usai menghajikan ibundanya, ia juga membadalkan haji bagi ayahandanya.
Nasrullah mengatakan, itu ia lakukan karena ingin berdarma bakti kepada orangtua. Nasrullah meyakini, rida Allah Swt juga bergantung pada keridaan orangtua, wabilkhusus ibu.
Maka itu, Nasrullah mewanti-wanti lulusan Teknokrat agar selalu mencintai ibu dan bapak karena keridaan mereka adalah kunci kesuksesan kita di dunia dan akhirat.
Nasrullah mengatakan, akhlak mulia wajib dijaga sampai kapan pun. Sebab, itulah sikap yang nantinya terbentuk di item yang lain. Misalnya integritas, profesionalisme, dan sebagainya.
Hari ini 1.063 lulusan Teknokrat di wisuda. Sejumlah mahasiswa ditahbiskan sebagai mahasiswa teladan dan terbaik dari semua fakultas dan program studi yang ada di Teknokrat. []
