Dampak puting beliung
Wartalampung.id, Limau – Cuaca ekstrem melanda Tanggamus. Kali ini, angin puting beliung menyebabkan sebuah rumah milik warga di Dusun Cempaka Kopong, Pekon Tanjung Jaya, Kecamatan Limau, rusak berat, Sabtu siang, 14/6/2025.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Limau pimpinan Iptu Dedi Yanto turun ke lokasi guna mengindentifikasi dan mendata dampak bencana .
Rumah yang terdampak diketahui milik Hendri Setiawan (33), seorang warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Bangunan rumah semipermanen tersebut terbuat dari bata merah dan papan, serta menggunakan atap asbes.
Kapolsek Limau, Iptu Dedi Yanto, mengatakan, saat kejadian, cuaca tiba-tiba berubah drastis. Awan gelap menyelimuti wilayah tersebut disertai deru angin kencang yang berlangsung selama beberapa menit.
“Angin puting beliung datang secara tiba-tiba dan sangat kencang. Dalam waktu singkat, rumah saudara Handri langsung ambruk dan mengalami kerusakan berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Iptu Dedi Yanto.
Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp80 juta. Selain struktur rumah yang rata dengan tanah, beberapa perabotan penting milik korban juga ikut rusak dan tidak dapat digunakan kembali.
Lokasi rumah yang terdampak berada sekitar 3,5 kilometer dari jalan raya utama. Medan yang sulit dan akses jalan yang terbatas turut memperlambat proses pendataan awal dan penyaluran bantuan.
Meski begitu, pihak Polsek Limau bersama aparatur pekon dan warga setempat bekerja sama untuk memastikan keselamatan korban dan menjaga lingkungan sekitar dari potensi bahaya lanjutan.
“Kami telah mengamankan lokasi dan memberikan pendampingan awal kepada pemilik rumah. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD dan Dinas Sosial untuk memastikan adanya bantuan tanggap darurat,” jelas Kapolsek.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat di wilayah Tanggamus dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di masa peralihan musim seperti sekarang.
“Kami mengimbau warga untuk lebih waspada dan segera melapor apabila terjadi cuaca buruk, terutama jika tinggal di wilayah rawan bencana seperti daerah perbukitan, pesisir, maupun kawasan terbuka,” tandasnya. [Afrizal]

Tinggalkan Komentar Anda