Universitas Teknokrat Indonesia mengadakan pengabdian masyarakat di Margosari. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Lampung Timur – Seiring dengan perkembangan dunia digital dan kepemilikan smartphone, layanan administrasi di tingkat pedesaan diharapkah dapat dilakukan secara daring (dalam jaringan).
Atas dasar inilah Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Teknokrat Indonesia di Desa Margosari Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur ini diinisiasi oleh tim dari Universitas Teknokrat Indonesia ini.
Pada hari Kamis, 4 November 2021 lalu, Arief Budiman, M.Cs. bersama Dr. Heri Kuswoyo, Budi Eko Pranoto, M.Hum. dan Elizabeth Ngestirosa EWK, M.A. menginisasi Pelatihan Penggunaan Google Application bagi perangkat Desa Margosari.
Dalam kegiatan ini, para perangkat desa memperoleh wawasan pentingnya penggunaan aplikasi berbasis internet untuk kebutuhan administrasi saat ini.
Para pemateri ini memaparkan berbagai google apps yang secara praktis bisa digunakan oleh para perangkat desa, antara lain google mail, google form, google sheet, google calendar, dan google site.
Para perangkat desa kemudian mempraktekkan pembuatan beberapa aplikasi menggunakan laptop dan handphone mereka dipandu oleh mahasiswa dari Universitas Teknokrat Indonesia, yakni Risma Amalia dan Desti Fitriyani.
Kegiatan ini merupakan rangkaian Program PKM Desa Binaan dari Universitas Teknokrat Indonesia di Desa Margosari yang dimediasi oleh Budi Eko Pranoto, M.Hum. dengan Kepala Desa Margosari, Suwardi, dan Ketua Karang Taruna Desa Margosari, Jamaludin, S.Pd.
Kepada Desa Margosari berharap pelatihan ini dapat memberikan wawasan dan praktik yang lebih luas lagi bagi perangkat desa untuk memberikan layanan yang semakin baik untuk masyarakat Desa Margosari.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, pelatihan ini sangat konteks dengan perkembangan zaman. Aparatur pemerintah akan mudah melayani masyarakat dengan penggunaan teknologi yang tepat.
Dengan menguasai fitur-fitur dalam Google Apps, para perangkat desa bisa meningkatkan kinerja mereka dalam pelayanan kepada masyarakat.
Mahathir senang para dosen mampu membimbing para perangkat desa dalam pelatihan ini. Teknologi, kata dia, terbukti memudahkan kerja dan layanan kepada masyarakat. []
