Berita Foto Advertorial

PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Berikan Pelatihan Googlesite di SMA Teladan Way Jepara

PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Berikan Pelatihan Googlesite di SMA Teladan Way Jepara

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMA Teladan Way Jepara. | Dok

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMA Teladan Way Jepara. | Dok

Wartalampung.id, Way Jepara – Saat ini pembelajaran dalam jaringan (daring) menjadi salah satu kunci sukses pelaksanaan pembelajaran di sekolah, termasuk di sekolah menengah atas.

Saat ini, banyak sekolah yang berada dalam transisi ke pembelajaran daring dimana proses tersebut membutuhkan waktu yang lama dan sumberdaya manusia yang perlu terus dilatih.

Atas latar belakang inilah Program Studi Sastra Inggris dan Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMA Teladan Way Jepara untuk para guru.

Kegiatan kali ini berfokus pada workshop pengelolaan Googlesite. Googlesite dipilih sebagai platform untuk pengembangan website sekolah karena kemudahan fiturnya untuk dikelola, terutama untuk para guru.

Googlesite di SMA Way Jepara ini nantinya akan dikembangkan menjadi website sekolah. Pelatihan ini dipandu oleh dosen-dosen Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu Dr. Heri Kuswoyo, M.Hum., Sugama Maskar, M.Pmat., Dr. Afrianto, M.Hum., dan Arief Budiman, M.Cs. serta mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, yaitu Danu Satya Nugraha dan Farizha Audi.

Kegiatan ini diawali dengan pemaparan mengenai informasi-informasi yang diperlukan sebagai konten dalam googlesite seperti visi dan misi sekolah, profil sekolah, berita sekolah, dan referensi sumber-sumber pembelajaran.

Berikutnya para pemateri memperkenalkan laman pembelajaran daring atau Learning Management System (LMS) dari platform googlesite.

Ke depannya guru-guru ini dapat mengisi konten pembelajaran seperti tayangan presentasi, e-book, tautan video dan sebagainya.

Kepala SMA Teladan Way Jepara, Riyanto, S.E. merespons baik kegiatan ini karena kegiatan ini relevan dengan kebutuhan guru-guru dan kondisi pembelajaran pascapandemi ini.

Mudah-mudahan setelah kegiatan PKM ini, guru-guru dapat secara mandiri mengelola konten pembelajaran dan siswa-siswi dapat memaksimalkannya.

Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan, Dr. Heri Kuswoyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan dampak langsung secara keilmuan kepada sekolah sebagai instansi pendidikan.

FSIP UTI ingin berbagi tentang hal-hal baru yang telah dipelajari dan ditemukan oleh dosen-dosen kemudian didiseminasikan untuk para siswa dan guru sehingga dapat bermanfaat untuk kedua belah pihak.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menambahkan , kegiatan semacam ini sangat bermanfaat. Pasalnya, aplikasi pengetahuan di kehidupan keseharian memang dibutuhkan masyarakat.

Dengan begitu, teknologi yang ada benar-benar dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat.

Para guru dan siswa mesti terampil dalam  menggunakan pengetahuan yang berkenaan dengan teknologi. Hal ini akan memudahkan dalam proses transformasi pengetahuan. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda