Ojesa. | Dokumentasi Ojesa

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Menghadirkan layanan yang lebih inklusif dan aman bagi penumpang wanita, Rani Mussoddah, pendiri dan pemilik Ojesa, dan co-founder Yuli Kurniasih, memulai bisnisnya dengan meluncurkan inovasi baru yang dikenal sebagai “ojek sahabat wanita.”
Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan terjamin bagi penumpang perempuan di seluruh kota. Bisnis ini sudah ada dari September 2015 dan sampai sekarang terus berkembang.
Ide awal Rani memulai bisnisnya ini karena di tahun itu transportasi yang ada hanya ada angkot, bus, dan ojek pangkalan. Itu umum untuk laki-laki dan perempuan.
Pada saat itu belum ada transportasi umum khusus untuk perempuan. Untuk itu, ia membuat transportasi ojek khusus wanita. Tujuannya, untuk meminimalkan kans pelecehan kepada wanita di angkutan umum.
Untuk menentukan harga, Ojesa melihat dari ketentuan pemerintah daerah, termasuk batas maksimum dan minimumnya. Juga melihat harga pasaran ojek online yang ada.
Rani juga melakukan inovasi untuk terus berusaha untuk menggunakan teknologi terbaru, memperbaiki layanan, dan bekerja sama dengan para UMKM.
Ojesa kini memiliki 4 layanan yang diunggulkan, yaitu ojek motor, ojek mobil, kurir makanan, dan barang, serta mereka abunemen atau langganan. Ojesa juga memiliki Ojeshop untuk para ibu yang sibuk sehingga tak bisa ke pasar jadi bisa menggunakan jasa Ojeshop.
Rani mengatakan omzet dalam berbisnis itu ada pasang surutnya. Kata dia, Ojesa mampu mendapatkan omzet sekitar Rp50 juta per bulan. Angka itu cukup untuk gaji karyawan dan membayar sewa kantor.
Ojesa untuk konsumen sudah rutin. Setiap hari, kata Rani, pasti ada orderan. Kini Ojesa juga sedang mengembangkan bisnis jasa digipren (digital entrepreneur Indonesia) yang bergerak di bidang layanan jasa kelola media sosial, desain feed, live streaming, market place, dan landing page dengan harga yang bersahabat untuk para pelaku UMKM maupun umum.
Model pemasaran yang digunakan menggunakan offline dan online. Offline dengan menyebarluaskan brosur dan kartu nama ke berbagai titik di tempat keramaian dan secara online menggunakan iklan di Instagram dan Facebook.
Ojesa memiliki 4 karyawan tetap, 4 mitra manager area di wilayah Metro, Sukabumi (Jawa Barat), Palembang (Sumatera Selatan), dan Jakarta Selatan, dan ratusan mitra pengemudi wanita.
Untuk kantor pusatnya di Bandar Lampung dan beroperasi jam enam pagi sampai dengan jam enam sore.
Rani berujar, ke depannya Ojesa memiliki target untuk membuka cabang baru.
“Kemungkinan besar ada di Pringsewu,” kata dia.
Ojesa Menggunakan semua platform media sosial untuk promosi maupun order, mulai dari Whatsapp 0822-3821-0040, Instagram @ojesabandarlampung, Tiktok, dan Facebook.
Sebelumnya Ojesa juga memiliki aplikasi resmi yang dibuat tahun 2018 dan dikembangkan tahun 2020. Namun, awal tahun 2021 terpaksa dihentikan karena ada beberapa hal yang harus diperbaiki dalam sistem.
Ojesa memilki kantor tetap di Jalan Pangeran Senopati Raya, Gang Jambu, Korpri Raya, Sukarame, Bandar Lampung.
Rani memilih lokasi di sana karena lebih mudah untuk bisa dikenal, terutama mahasiswa. Selain itu, dekat dengan tempat tinggal.
Rani juga menadapatkan dukungan untuk memulai bisnis ini, mulai dukungan dari mitra kerja, orang tua, keluarga, suami, dan juga para mitra driver.
Ia juga berterima kasih kepada konsumen.
Cara memesan Ojesa bisa melalui WhatsApp ke nomor admin masing-masing daerah. Untuk Bandar Lampung bisa menghubungi 0822-3821-0040 atau informasi lengkap bisa dicek di akun Instagram @ojesa.indonesia.
Ojesa membuka peluang menjadi pengemudi. Syaratnya, wanita berusia 17-50 tahun, memiliki KTP dan KK, memiliki SIM dan pajak kendaraan aktif serta menyertakan surat izin mahram (suami atau kepala keluarga). [Galih Rahmatullah]
Editor: @adiansaputra27
