Mahasiswa PPKn FKIP Unila gelar Proyek Multikultur
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) angkatan 2025 melaksanakan kegiatan Proyek Multikultur sebagai wujud nyata dari tugas mata kuliah Pendidikan Multikultur dengan tema, ‘Satu Nusantara, Seribu Budaya, Sejuta Rasa, kemarin di kampus setempat.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, serta penguatan nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Project Multikultur tersebut digelar pada 11 Juni 2026, di halaman Nuwo FKIP, Universitas Lampung. Kegiatan ini menampilkan 9 kebudayaan daerah, yaitu;
- Penampilan Adat Melayu Palembang
- Nyambai dan Pemberian Gelar Adat Lampung Saibatin
- Adat Pepadun Lampung
- Pesta Pernikahan adat Betawi
- Tari kecak kreasi dari Bali
- Budaya Minang
- Dayak Kalimantan Tengah
- Penampilan Budaya Batak
- Drama Musikal Ratu Roro Jonggrang
Kegiatan menampilkan 9 kebudayaan daerah ini merupakan implementasi pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan teori dan praktik yang dapat memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa.
Mahasiswa diminta memahami serta merepresentasikan nilai-nilai multikultural melalui berbagai bentuk kegiatan yang edukatif dan kreatif.
Mata kuliah Pendidikan Multikultural ini diampu oleh Yunisca Nurmalisa, Edi Siswanto, Teki Prasetyo Sulaksono.
Ketiga dosen pengampu memberikan arahan, pendampingan, serta evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan agar tetap selaras dengan capaian pembelajaran mata kuliah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kesadaran kritis terhadap realitas keberagaman di Indonesia serta memiliki kompetensi sebagai calon pendidik dan warga negara yang menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, dan keadilan sosial.
Ferdi, salah satu mahasiswa PPKn angatan 2025 mengatakan bahwa kegiatan ini sangat menyenangkan dan memberikan pengalaman yang berbeda.
“Kami tentu sangat senang dan bangga dengan kegiatan ini, bukan hanya mempelajari teori namun juga merasakan pengalaman berharga,” terang Ferdi.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen Program Studi PPKn dalam mencetak generasi pendidik berwawasan multikultural yang berkarakter Pancasila, sejalan dengan tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah masyarakat yang majemuk. []

Tinggalkan Komentar Anda