Elvira Umihanni. | Anggi Dwi Raharti
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, menegaskan bahwa provinsi memiliki posisi strategis untuk menjadi lumbung jagung nasional.
Pernyataan itu ia sampaikan saat menjadi narasumber Agri Talks Diskusi Publik bertema “Menuju Lampung Lumbung Jagung Nasional” pada peringatan Dies Natalis ke-52 Fakultas Pertanian Unila, Kamis, 27 November 2025.
Ia menjelaskan, data BPS menunjukkan, produksi jagung Lampung pada 2024 mencapai 2,78 juta ton.
Angka ini meningkat signifikan hingga menempatkan Lampung pada peringkat ketiga produsen jagung nasional, naik dari peringkat enam dalam dua tahun terakhir.
“Luas panen pada 2024 mencapai 429 ribu hektare, dengan sentra produksi utama di Lampung Timur, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Utara, dan Way Kanan,” jelasnya.
Menurut Elvira, pencapaian ini didukung oleh kondisi geografis Lampung yang ideal untuk tanaman jagung serta fakta bahwa sekitar 70% masyarakat Lampung bekerja di sektor pertanian.
Selain itu, potensi lahan kering yang luas memungkinkan ekspansi tanaman jagung dilakukan lebih cepat dan efisien.
Ia juga menyebutkan, pemerintah pusat dan BUMN tengah menyiapkan pembangunan pabrik pakan ternak baru di Lampung.
Kehadiran industri ini ditargetkan menyerap produksi jagung lokal dan memperkuat rantai pasok.
Dengan posisi Lampung sangat strategis, peluang untuk menjadi lumbung jagung nasional terbuka lebar. [Anggi Dwi Raharti]

Tinggalkan Komentar Anda