Bandar Lampung

Elvira Umihanni Paparkan Peta Jalan Pemprov Lampung tentang Jagung hingga 2026

Elvira Umihanni Paparkan Peta Jalan Pemprov Lampung tentang Jagung hingga 2026

Elvira Umihanni. | Anggi Dwi Raharti

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, menekankan peningkatan produksi jagung harus diiringi dengan penyelesaian berbagai tantangan yang masih dihadapi petani.

Tantangan tersebut ia jelaskan dalam Agri Talks Diskusi Publik bertema “Menuju Lampung Lumbung Jagung Nasional” pada diesnatalis ke- 52 Fakultas Pertanian Unila, Kamis, 27 November 2025.

Beberapa masalah teknis yang masih ditemukan antara lain serangan penyakit bulai, teknik budi daya yang belum seragam, serta proses pascapanen yang masih tradisional sehingga memengaruhi kualitas pipilan jagung.

Kondisi cuaca ekstrem juga menjadi ancaman serius bagi petani, terutama pada masa tanam kedua.

Selain itu, Elvira menilai bahwa kelembagaan petani masih perlu diperkuat, termasuk kemitraan antara petani dan industri.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan akademisi menjadi kunci utama dalam mengatasi tantangan tersebut.

“Program pertanian tidak boleh jauh dari kampus. Inovasi dan riset harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” tegasnya.

Menjawab berbagai persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan peta jalan jagung hingga 2026 dengan beberapa strategi.

  1. Intensifikasi melalui pemupukan berimbang dan benih unggul.
  2. Ekstensifikasi di lahan kering dan wilayah sentra baru.
  3. Modernisasi melalui alat pertanian dan mesin pascapanen.
  4. Digitalisasi pertanian untuk pemantauan lahan dan produktivitas.

Ia optimistis bahwa dengan arah kebijakan yang terstruktur dan dukungan lintas sektor, Lampung mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat produksi jagung terbesar di Indonesia. [Anggi Dwi Raharti]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda