Sabar, kerabat korban meninggal jatuhnya pesawat Sriwjaya Air. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Tulangbawang Barat – Jenazah Pipit Piyono, warga Tulangbawang Barat, salah seorang korban Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, tiba di terminal kargo Bandara Radin Inten II, Branti, Lampung Selatan, hari ini. Jenazah diterbangkan menggunakan pesawat Batik Air.
Jenazah warga Desa Totomakmur, Kecamatan Batuputih, itu diterima salah seorang keluarga korban. Jenazah lalu dibawa ke kampung halaman almarhum untuk dimakamkan.
Baca: Tiga Warga Tulangbawang Barat Masuk Daftar Penumpang Sriwijaya Air yang Jatuh di Kepulauan Seribu
Informasi dari Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, jenazah korban bisa diidentifikasi setelah tujuh hari pencarian. Untuk dua korban lain asal Tulangbawang Barat, yakni Yohanes dan Sugiono Efendi, belum ditemukan, dan masih dalam proses identifikasi.
Sabar, salah seorang keluarga korban, mengucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak terhadap musibah yang dijalani keluarga besarnya. Jenazah akan dimakamkan di kampung halaman almarhum.
“Kami ikhlas,” kata dia. []
