Bazar. | Dandy HR
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Suasana meriah tampak di halaman FKIP Unila pada 13–17 Oktober 2025.
Bazar Semarak Bahasa dan Seni 2025 yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (HMJPBS) FKIP Unila.
Kegiatan ini menghadirkan 18 tenant UMKM dengan beragam produk mulai dari kuliner, kerajinan, hingga merchandise. Sejak hari pertama, bazar dipadati oleh mahasiswa dan dosen sekitar kampus yang antusias menikmati suasana.
Ketua Umum HMJPBS 2025, Anggi Agustian saat diwawancarai, ia menyampaikan bahwa bazar ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk mengintegrasikan nilai bahasa, seni, dan ekonomi kreatif dalam satu wadah kegiatan.
“Bazar ini menjadi ajang nyata bagi mahasiswa untuk mengekspresikan ide, berinteraksi dengan masyarakat, sekaligus melatih kemampuan komunikasi dan negosiasi mereka,” ujarnya.
Mengusung tema “Bahasa Bergema, Seni Bercerita: Mewujudkan Cita Melalui Aksi Nyata”, kegiatan ini bertujuan menunjukkan bahwa bahasa dan seni dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang produktif dan berdampak.
Dengan bahasa kita berkomunikasi, dengan seni kita bercerita. Melalui dua hal itu, mahasiswa dapat menyalurkan kreativitas untuk membangun kerja sama dengan banyak pihak.
Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya, melibatkan panitia, dosen pembina, serta dukungan dari sponsor seperti Pucelle, Sari Roti, Mister Geprek, JCloud, dan Gemol Craft.
Meskipun sempat menghadapi tantangan, terutama keterbatasan area dan koordinasi tenant, panitia berhasil menyulap halaman FKIP menjadi ruang bazar yang rapi dan menarik.
Respon positif pun datang dari pengunjung. Banyak mahasiswa mengapresiasi suasana bazar yang hangat, sekaligus menjadi ajang rekreasi di tengah padatnya kegiatan akademik.
Harapan untuk bazar ini dapat terus digelar setiap tahun sebagai bagian dari perayaan kreativitas mahasiswa jurusan Bahasa dan Seni. [Dandy HR]

Tinggalkan Komentar Anda