Ayam Bakar Kembar. | Dandy HR
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Di tengah kesibukan kuliah dan tugas kampus, Bagas Setiawan berhasil membuktikan bahwa semangat dan ketekunan mampu membawa hasil.
Bersama saudara kembarnya, Bagus Sajiwo yang juga mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis Unila, ia mendirikan usaha kuliner bernama Ayam Bakar Kembar bersama dengan keluarganya. Yang bertempat di kawasan Jalan Romowijoyo, Sawah Lama, Bandar Lampung.
Usaha yang berdiri sejak Februari 2020 ini berawal dari kemampuan sang ibu dalam memasak. Mereka berpikir mengapa tidak dicoba dijadikan usaha, dan akhirnya berhasil.
Meskipun sempat mendapat penolakan dari keluarga, Bagas tetap bertekad untuk membuktikan keseriusannya. Awalnya mereka dilarang, tetapi bagus memberikan semangat ke keluarganya suatu saat kita akan berhasil dan sukses.
Kini, Ayam Bakar Kembar melayani pesanan setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00, bahkan sudah tersedia di platform GoFood dan GrabFood. Harga menunya pun terjangkau, mulai dari Rp21.000, dengan cita rasa khas yang dijaga oleh sang ibu.
Menurut Bagas, tantangan terbesarnya adalah membagi waktu antara kuliah dan usaha. Namun, manajemen waktu yang baik menjadi kunci keberhasilannya.
Lalu, Bagas membagi waktu dengan mengerjakan tugas dari dosen, tetapi jika pesanan banyak yang diutamakan orderan terlebih dahulu.
Bagi Bagas, berwirausaha bukan hanya soal keuntungan, melainkan juga pembelajaran hidup.
Ia belajar tentang karakter pelanggan yang berbeda-beda. Pelayanan terbaik harus tetap dijaga meski ada pelanggan yang sulit dimengerti.
Ia pun berharap usaha yang dikelola bersama keluarganya bisa membuka lapangan pekerjaan baru.
“Target saya ke depan, semoga Ayam Bakar Kembar bisa punya cabang di berbagai kota, bahkan go international,” pungkasnya penuh semangat. [Dandy HR]

Tinggalkan Komentar Anda