Abdul Hakim. | Wartalampung.id

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota Komite IV DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim menyesalkan belum ditunaikannya gaji petugas kebersihan Bandar Lampung. Sebanyak 50 petugas kebersihan kota hari ini berdemo di Kantor DPRD Bandar Lampung. Mereka menilai Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana ingkar janji karena pernah menyatakan segera membayar gaji petugas kebersihan.
Hakim mengatakan, demo saat Bandar Lampung menjadi tuan rumah HUT ke-22 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ini jelas hal yang disesalkan. Hal itu jelas menjadi pandangan para wali kota yang datang menjadi peserta HUT ke-22 Apeksi di Bandar Lampung.
Hakim mengatakan, sebetulnya hal ini mesti diselesaikan sebelum adanya perhelatan. Sebab, tuntutan pekerja kebersihan ini sangat manusiawi. Apalagi mereka hanya diberikan honor Rp2 juta. Sedangkan semua perlengkapan kerja mereka dari seragam, sapu, dan peralatan lain disiapkan sendiri.
Hakim mengatakan, hal ini mesti cepat direspons Wali Kota Eva Dwiana. Tanpa respons yang cepat, ini akan menjadi hal yang menjadi catatan kelam dalam perhelatan HUT ke-22 Apeksi di kota ini.
Hakim juga mendorong Pemerintah Kota Bandar Lampung menaikkan honor petugas kebersihan, minimal sesuai standar upah minimum kota di angka Rp2,7 juta. []
