Sekretaris Umum DPW LDII Lampung Heri Sensustadi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dewan Pengurus Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Lampung tahun ini menyembelih 1.167 sapi. Tahun lalu jumlah sapi untuk kurban 1.018. Angka ini naik dari tahun lalu.
Pemotongan hewan kurban berlangsung secara serentak di kantor LDII di 14 kabupaten/kota Selasa 20/7/2021, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai Instruksi Gubernur Lampung dan Wali Kota setempat.
Sekretaris DPW LDII Lampung Heri Sensustadi mengatakan, meskipun banyak warga terdampak ekonomi akibat pandemi, tidak menyurutkan niat warga untuk berkurban.
Semangat berkurban tahun ini cukup tinggi. Hal tersebut terbukti adanya peningkatan jumlah hewan yang dikurbankan.
Ia mengatakan, tema yang diusung tahun ini “Wujudkan ketakwaan dan kepedulian sosial di tengah pandemi dengan kurban sebagai manifestasi ibadah Iduladha.
Dengan semangat berkorban yang sudah dibangun, dirinya berharap adanya pertolongan dari Allah SWT agar terhindar dari covid-19..
Sementara kambing yang dikurbankan berjumlah 64 ekor. Kata Heri Sensustadi, tren untuk berkurban tahun 2021 lebih banyak memilih sapi untuk dijadikan hewan kurban.
Menurutnya, makna dari Iduladha ini mencetak dua karakter, yang pertama kesalehan individu dan kesalehan sosial.
“Kesalehan individu tersebut bentuk ketakwaan kita terhadap Tuhan seperti yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as untuk melatih kesabaran dan ketaatan kepada Allah SWT. Kesalehanan sosial kita dapat merasakan dampak dari pandemi kepada ekonomi dan kesehatan. Maka melalui pendistribusian hewan korban ini kita membantu meningkatkan imunitas tubuh, agar imun keluarga lebih kuat menangkal Covid-19,” ujarnya secara daring.
Sementara jumlah daging kurban yang terkumpul berjumlah 82.396 bingkisan yang didistribusikan ke pondok pesantren, panti asuhan tunanetra, anak yatim, duafa, paguyuban dan masyarakat umum.
Pendistribusian daging kurban LDII dilakukan secara langsung dengan melibatkan Sako SPN menggunakan 2 mobil dan 6 motor. [Sugiono]
