Akad perdana program Tapera di Pesawaran Residence. | Sugiono

Wartalampung.id, Pesawaran – Perum Perumnas hari ini melaksanakan akad perdana Program rumah bersubsidi KPR Tapera BTN, yang dilaksanakan di lokasi Perumahan Pesawaran Residence, Kamis 27/5/2021 pagi.
Direktur Pemasaran Perum Perumnas Tambok Setyawati mengatakan, program inisiasi ini kerja sama antara Perum Perumnas, BP Tapera, dan Bank BTN menjadi solusi penyediaan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), serta menurunkan defisit rumah karena rendahnya tingkat pasokan dibandingkan dengan kebutuhan.
Ia menambahkan, Perumahan Pesawaran Residence rerletak di segi tiga emas karena berada di tiga wilayah, yakni Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, dan Tanggamus.
Sinergi ini, kata Tambok Setyawati, untuk mewujudkan target dari BP Tapera 11 ribu di tahap pertama dan menyediakan 51 ribu rumah untuk tahap selanjutnya .
Pihaknya telah menyediakan sebanyak 7 ribu unit rumah, untuk tahap awal ini tersedia 233 unit di Perumahan Pesawaran Residence, dan diikuti proyek yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, seperti yang ada di Bogor, Bandung, Medan, dan Solo.
Pada tahap awal ini memilih di Lampung, tambah Tambok, bukan tampa alasan, karena Sumatera ini termasuk wilayah backlog (antrean proyek) kedua setelah Pulau Jawa.
Maka pemilihan lokasi di Lampung menurut Tambok, ini menjadi kebanggan bagi pihaknya, apalagi Pesawaran Residence terletak di segi tiga emas.
“Kami berharap bisa berperan di Provinsi Lampung. Kami mencoba juga berperan aktif di Sumatea, selain di Lampung. Terus berperan aktif Lampung kami memberikan slot 20-30 bagi MBR dari total yang dibangun di setiap proyek,” ujarnya.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Ariev Baginda Siregar mengatakan, peserta KPR Tapera saat ini masih dari ASN PNS (Aparatur sipil negara/Pegawai Negeri Sipil), tapi dengan begitu menjadi percontohan agar semua pihak bergabung dengan .Tapera untuk mewujudkan kepemilikan rumah.
Antusiasme ASN untuk mendapatkan rumah di Lampung, dinilainya cukup bagus. Sebab, ASN sampai malam kemarin pun masih ada yang ingin melihat rumah. Pihaknya juga memantau langsung perkembangannya. Dengan BTN pun secara sistem terhubung N to N.
Menurutnya, di Lampung terdapat 8.000 ASN yang belum memiliki rumah dan 25% nya menyatakan minat.
“Kami berharap teman-teman ASN di Lampung untuk wujudkan rumah pertama fasilitas dari Tapera dan segera menghubungi Perum Perumnas dan Bank BTN,” terangnya.
Maka itu, ASN bisa memilih rumah di mana saja, sesuai kebutuhannya. Lalu datang ke BTN
“Kalau bukan punya Perumnas, bisa dari mitra pengembang BTN lainnya,” kata dia.
Direktur Consumer And Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar menjelaskan, pihaknya siap dalam pelaksanaannya.
Dalam akad perdana ini, terang Hirwandi, pihaknya berkolaborasi dengan BP Tapera dan Perum Perumnas dengan menyiapkan sistem.
Ia menambahkan, BTN telah terhubung sistem dengan BP Tapera. Selama 24 jam komunikasi keduanya tetap berjalan.
Kemudian, kata Hirwandi, kantor-kantor cabang di wilayah Indonesia sangat membantu sekali para ASN atau peserta dari Tapera untuk mendapatkan baik kepemilikan rumah, bangun rumah maupun renovasi rumah.
“Didukung BTN secara penuh,” ujarnya. [Sugiono]
