Gubernur bersama pengurus Baznas
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Zakat bukan sekadar bantuan. Kalau dikelola dengan baik, zakat bisa menjadi jalan untuk menguatkan ekonomi dan mengubah kehidupan masyarakat.
Karena itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzano Djausal kemarin mendorong Baznas Provinsi Lampung memperkuat pengelolaan zakat hingga tingkat desa.
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa harus menjadi ujung tombak. Tidak hanya menghimpun zakat, tetapi juga membangun literasi zakat, memetakan muzaki dan mustahik, serta memastikan pelayanan dan penyalurannya semakin dekat dengan masyarakat.
Ini sejalan dengan semangat Desaku Maju. Pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang manusia, ekonomi, kelembagaan, dan gotong royong.
Pemerintah desa, BUMDes, tokoh agama, kelompok masyarakat, dan UPZ bisa menjadi kekuatan bersama untuk mengurangi kemiskinan dan membangun kemandirian warga.
Karena itu, Gubernur Mirza juga mendorong agar zakat tidak berhenti pada bantuan konsumtif. Zakat produktif perlu diperkuat melalui bantuan usaha dan pendampingan.
Tujuan akhirnya adalah kemandirian. Mustahik yang hari ini menerima manfaat, diharapkan suatu saat bisa tumbuh dan menjadi muzaki.
Dan bagi para amil, terus jaga amanah, profesionalisme, transparansi, sekaligus kepedulian. Karena masyarakat yang datang ke BAZNAS bukan hanya membawa proposal. Mereka membawa harapan dan kegelisahan.
“Jadikan BAZNAS sebagai tempat masyarakat mendapatkan solusi dan harapan. Zakat dikelola dengan amanah, manfaatnya terasa sampai ke desa,” ujar Gubernur. []

Tinggalkan Komentar Anda