Mahasiswa baru Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung menunjukkan antusiasme tinggi untuk memulai perkuliahan sekaligus mengembangkan kemampuan bahasa asing.
Salah satunya Bilqis Audrey Aulia DJ, lulusan SMKN 1 Bandar Lampung. Ia mengaku memiliki ketertarikan terhadap sejumlah bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, Spanyol, dan Prancis.
Ia memilih bahasa Prancis untuk dipelajari lebih mendalam karena menilai bahasa tersebut memiliki karakter yang romantis, elegan, dan unik. Ia juga mengaku memulai belajar bahasa Prancis dari dasar setelah menjadi mahasiswa Unila.
“Saya berekspektasi bisa mengerti dan fasih dalam mengucapkan bahasa Prancis seperti yang kakak lakukan,” ujar Bilqis hari ini kepada wartalampung.id.
Berbeda dengan Bilqis, Kanya Ramidanti Prameswari, lulusan SMK Negeri 2 Kota Jambi Jurusan Pariwisata, memilih Pendidikan Bahasa Prancis karena ingin memperluas kemampuan bahasa asing yang dapat mendukung cita-citanya sebagai tour guide.
Kanya sebelumnya sudah pernah mempelajari bahasa Prancis, namun belum secara mendalam. Ia berharap selama menjalani perkuliahan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Prancis sekaligus memahami kebudayaan yang ada di Prancis.
“Saya ingin sukses dan menjadi tour guide ke seluruh dunia,” kata Kanya.
Sementara itu, Jelita Yolansyah, lulusan SMK Negeri 4 Bandar Lampung, memilih Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa asing.
Meski belum pernah mempelajari bahasa Prancis secara mendalam, Jelita mengaku telah mengetahui sedikit mengenai budaya Prancis.
Kesan positif dirasakan Jelita saat mengikuti PKKMB Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis. Menurutnya, kegiatan tersebut berlangsung menyenangkan dengan penyampaian materi yang mudah dipahami serta penampilan mahasiswa tingkat atas yang berprestasi.
Jelita juga memiliki cita-cita menjadi tour guide yang dapat menyambut wisatawan dari negara-negara berbahasa Prancis sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada wisatawan mancanegara.
“Saya ingin menjadi tour guide yang dapat menyambut tamu dari negara francophone dan memperkenalkan budaya Indonesia,” ungkap Jelita.
Para mahasiswa baru Pendidikan Bahasa Prancis berharap Program Studi ini terus berkembang dan melahirkan mahasiswa maupun lulusan yang berprestasi.
Mereka juga menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bahasa, memperluas wawasan budaya, serta mempersiapkan diri menghadapi peluang di tingkat internasional. [Ridho/Helen]

Tinggalkan Komentar Anda