Abdul Hakim. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Way Jepara – Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Abdul Hakim meminta aparatur Desa Labuhan Ratu Baru, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, fokus untuk memberdayakan masyarakat. Hal itu disampaikan Abdul Hakim saat dialog dan penyerapan aspirasi masyarakat dan daerah dalam masa reses.
Abdul Hakim didampingi tim ahli dan PT PNM Mekar Area Way Jepara Astri Puji Rahayu. Hal ini dilakukan dalam rangka menjalankan amanah sebagai penyambung lidah rakyat dan mendengarkan secara langsung dari konstituen.
Abdul Hakim mengatakan, amanah di DPD RI pada Komite IV salah satu yang dibidangi yaitu koperasi dan UMKM. Atas dasar itulah, banyak upaya yang terus dilakukan. Oleh karena itu, pihaknya ingin mendengar aspirasi dari warga Desa Labuhan Ratu Baru ini. Salah satunya ingin mendengar dampak dari usaha pemerintah dalam pemulihan ekonomi.
Sebab, UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita. Oleh sebab itu, upaya pemerintah dalam penanganan percepatan pemulihan ekonomi bisa melalui koperasi atau simpan pinjam. Salah satu perusahaan BUMN yang memfasilitasi itu yaitu PT PNM agar bisa mengakses permodalan pelaku usaha.
“Dampak dari covid-19 ini mematikan sektor UMKM sebesar lebih dari 60%. Sehingga ini salah satu usaha kami mendorong pemerintah pusat untuk lebih memperhatikan sektor UMKM,” kata Abdul Hakim
Sementara itu Sekretaris Desa Desa Labuhan Ratu Baru Bambang Setia Budi menambahkan, ia bersyukur desa ini dikunjungi anggota DPD RI. Ia berharap, semoga bdul Hakim bisa menyerap dan membawa aspirasi ke pusat.
Ia juga berharap ada celah untuk desa ini kita masuk ke jaringan di pusat atau di kementerian.
“Ada banyak nasabah kami yang terkena dampak covid-19 dan sedikit banyak pinjaman dari PT PNM Mekar. Ada sekitar 2.500 lebih nasabah yang berada di area Way Jepara,” tambah Asri Puji Rahayu, Koordinator Area PT PNM Mekar Way Jepara. []
