Rakor Bank Lampung. Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta Bank Lampung menggunakan jasa konsultan untuk melakukan analisis SWOT.
Analisis ini adalah metode strategis untuk mengidentifikasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses) (faktor internal) serta peluang (opportunities), dan ancaman (threats) (faktor eksternal) dari sebuah bisnis, proyek, atau bahkan diri sendiri.
Analisis ini akan membantu perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik, dengan tujuan utama memanfaatkan kelebihan dan peluang sambil meminimalkan kelemahan dan ancaman.
Gubernur Mirza mengatakan, analisis ini penting sehingga Bank Lampung bisa mengetahui secara terukur semua kemampuan dan kelemahan untuk mencapai target pada 2026.
Mirza bilang, sebelum menentukan target, analisis ini wajib digunakan sehingga bisa diketahui peluang ketercapaian target yang akan terakumulasi pada Desember 2026.
Mirza mengatakan, dalam bisnis, apalagi bagi perusahaan milik pemerintah daerah sebagaimana Bank Lampung, analisis ini wajib dilakukan sehingga target bisa ditentukan dengan ukuran yang jelas dan periode waktu yang tepat.
Demikian salah satu paparan Mirza hari ini di Bank Lampung dalam rapar koordinasi (rakor). Rakor dihadiri Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan, komisaris utama Bank Lampung M Firsada, dan Penjabat Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana. []

Tinggalkan Komentar Anda