Bandar Lampung

Watala Galang Dana untuk Korban Bencana di Sumatera, Donasi Capai Rp7,3 Juta

Watala Galang Dana untuk Korban Bencana di Sumatera, Donasi Capai Rp7,3 Juta

Galang donasi buat korban bencana di Watala. | Delima Kurnia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Keluarga Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (Watala) menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera.

Kegiatan ini mulai direncanakan pada Jumat malam, 28 November 2025 dan resmi berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025, dengan penggalangan dana di dua titik lampu merah, yakni depan RSUD Abdul Moeloek dan persimpangan Jalan Hos Cokroaminoto SMK Negeri 4 Bandar Lampung, Selasa, 2/12/2025.

Aksi dilakukan setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Hingga saat ini, total donasi telah mencapai Rp7.321.000.

Tofa, perwakilan Watala, menyampaikan apresiasinya atas antusias masyarakat.

“Respons masyarakat sangat positif dan banyak yang ikut membantu,” ujarnya singkat.

Penggalangan dana melibatkan siswa dan mahasiswa pecinta alam dari Universitas Darmajaya dan Fakultas Kedokteran Unila, pelajar SMK Negeri 4 yang menggalang dana di sekolah dengan izin resmi, serta masyarakat umum yang turut berpartisipasi.

Selain pengumpulan di jalan, donasi juga dibuka melalui transfer bank pada nomor rekening BSI 7131191655 a.n Imbi Akma.

Terkait pendistribusian, Tofa menjelaskan bahwa timnya belum melakukan koordinasi lanjutan, namun fokus bantuan akan berupa uang tunai.

Hal ini dipilih berdasarkan pengalaman bahwa pengiriman bantuan material membutuhkan biaya kirim yang cukup besar.

Aksi galang dana ini direncanakan berlangsung hingga 5 Desember 2025, dengan fokus penyaluran bantuan ke wilayah Tapanuli dan Sibolga yang terdampak cukup parah.

Tofa juga berharap pemerintah segera menetapkan status bencana nasional mengingat skala kerusakan yang terjadi.

Menutup keterangannya, Tofa menyampaikan rasa haru sekaligus ajakan untuk memperkuat kepedulian antarsesama.

Ia mengatakan, kondisi para korban sangat memprihatinkan dan mengingatkannya pada pengalaman saat terjun langsung membantu penanganan tsunami Aceh 2004.

“Semoga semua bencana ini cepat terlewati dan menjadi pelajaran bagi semua pihak. Pemerintah semoga cepat tanggap mengatasi, dan masyarakat mari prioritaskan bantuan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Tofa. [Delima Kurnia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda