Simulasi sidang. | Delima Kurnia
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Simulasi teknik sidang mewarnai antusiasme kegiatan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMMTD) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (HMJPBS) berkolaborasi dengan Ikatan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IMABSI), Ikatan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis (Imasapra), dan Sekelik Himpunan Pendidikan Bahasa Lampung (Sekubal) di Aula B FKIP Universitas Lampung, Minggu, 16/11/2025.
Setelah penyampaian materi dan pengisian latihan soal yang diberikan, salah satu rangkaian kegiatan yang paling menarik perhatian peserta ialah simulasi teknik persidangan musyawarah besar.
Simulasi ini dirancang menyerupai proses persidangan organisasi yang sesungguhnya. Peserta dilibatkan langsung dalam alur persidangan, mulai dari pemilihan pemimpin sidang, pembacaan tata tertib, pengelolaan forum, hingga penggunaan berbagai bentuk interupsi.
Peserta juga berlatih memahami mekanisme ketukan palu sidang, prosedur skorsing, hingga proses pengambilan keputusan.
Endi Syaputra selaku pemateri kedua yang membahas teknik sidang, menjelaskan, memahami teknik sidang sejak awal akan membantu mahasiswa menghadapi dinamika forum dengan lebih siap.
“Harapan saya, apa yang saya sampaikan bisa terserap dengan baik. Jadi ketika nanti mereka mengikuti persidangan baik di masyarakat besar, himpunan prodi, atau forum lainnya ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan,” tutupnya.
Simulasi teknik persidangan ini menjadi penutup rangkaian LKMM-TD 2025 dan memberikan pengalaman nyata kepada peserta mengenai bagaimana musyawarah besar berjalan.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat lebih siap menghadapi forum-forum organisasi di lingkungan kampus. [Delima Kurnia]

Tinggalkan Komentar Anda