Bandar Lampung

Afternoon Cafe 2025: Siswa SMA TMI Tunjukkan Jiwa Entrepreneur Lewat Bazar Kuliner

Afternoon Cafe 2025: Siswa SMA TMI Tunjukkan Jiwa Entrepreneur Lewat Bazar Kuliner

Afternoon Cafe SMA TMI Bandar Lampung

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Lapangan SMA Tunas Mekar Indonesia dipenuhi pengunjung saat kegiatan Afternoon Cafe digelar bertepatan dengan pembagian rapor. Acara ini menjadi puncak rangkaian Festival of TMI Vision (FTV) yang telah berlangsung sejak akhir September, Selasa, 7/10/2025.

Afternoon Cafe tahun ini mengusung konsep bazar kuliner terbuka yang sepenuhnya dikelola oleh para siswa. Mereka terlibat mulai dari tahap perencanaan, produksi, pengemasan, hingga penjualan produk. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk terjun langsung mempraktikkan keterampilan kewirausahaan secara nyata.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Afternoon Cafe 2025 menghadirkan konsep baru yang lebih inovatif. Kali ini, para siswa tidak hanya menjual produk buatan mereka sendiri, tetapi juga berkolaborasi dengan pelaku UMKM binaan melalui program Humanity Project. Kolaborasi ini membuat produk-produk yang dijajakan menjadi lebih beragam, menarik, dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Toni Amrizal, selaku pembimbing kegiatan Afternoon Cafe, menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis dalam dunia wirausaha. “Afternoon Cafe menjadi ruang nyata bagi siswa untuk mengasah kemampuan entrepreneur dan public relation, karena acara ini terbuka untuk masyarakat umum,” ujarnya.

Pengunjung yang hadir pun berasal tidak hanya dari lingkungan sekolah, tetapi juga masyarakat umum. Kehadiran orang tua siswa dalam momen pembagian rapor turut membuat suasana bazar semakin ramai. Berbagai stan makanan dan minuman ramai diserbu pengunjung yang ingin mencicipi aneka produk kuliner kreatif hasil kreasi siswa dan UMKM binaan.

Selain bazar kuliner, acara ini juga menampilkan berbagai pertunjukan dari siswa yang semakin memeriahkan suasana dan penampilan babak grand final dari peserta Clash Of Champions.

Dengan konsep kolaboratif dan pembelajaran langsung, Afternoon Cafe tidak hanya menjadi acara bazar biasa, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan jiwa kewirausahaan bagi para siswa.

Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, masyarakat, dan pelaku UMKM lokal sebagai bentuk implementasi visi sekolah yakni nilai kepemimpinan. [Delima Kurnia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda