Berita Foto Advertorial

Universitas Terbaik di Lampung Teknokrat Maknai Isra Mikraj dengan Doa dan Pembacaan Surat Yasin

Universitas Terbaik di Lampung Teknokrat Maknai Isra Mikraj dengan Doa dan Pembacaan Surat Yasin

Peringatan Isra Mikraj di Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia

Peringatan Isra Mikraj di Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia memperingatI Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1442 Hijriyah/2021.

Peringatan Isra’ Mi’raj yang dilaksanakan di Masjid Asmaul Yusuf Universitas Teknokrat, Jumat (12/3/2021), diikuti seluruh sivitas akademika, dihadiri Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat Hj. Hernaini, S.S, MPd, Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, para wakil rektor, dekan dan diikuti dosen dan karyawan.

Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, menyampaikan, peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di musim pandemi Covid-19, untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT atas rasa syukur segala nikmat yang diberikan Allah SWT kepada sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia.

Doa secara khusus juga diperuntukkan kepada Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, agar selalu diberi kesehatan.

Mahathir mengatakan, pengajian dan doa bersama serta membaca surat Yasin yang dilakukan ini, sebagai bentuk syukur bahwa Universitas Teknokrat Indonesia salah satu universitas terbaik di Lampung dan seluruh sivitas akademika dikaruniai berbagai nikmat sehingga patut bersyukur atas karunia Allah SWT.

Zikir, doa bersama, dan pembacaan Surat Yasin dipimpin oleh Ustaz Dr. H. Mahmudin Lc, MA. Doa secara khusus untuk Rektor HM. Nasrullah Yusuf dan sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia. Pengajian agama Islam di Masjid ini tetap menerapkan sesuai protokol kesehatan.

Sementara itu penceramah Ustaz Dr. H. Mahmudin, Lc, MA, dalam tausiyahnya membahas makna yang terkandung dalam Isra Mikraj Nabi Muhammad SWT.

Ustaz Mahmudin mengawali tausiahnya mengenai keistimewaan hari Jumat. Hari Jumat merupakan hari mulia yang paling Agung. Sebab,  pada hari Jumat diciptakan Nabi Adam AS.

Berpisahnya Nabi Adam dan Siti Hawa selama 200 tahun dan Nabi Adam bertaubat. Selama tidak bertemu maka dipertemukan di Padang Arafah pada hari Jumat. Kemudian hari kiamat terjadi pada hari Jumat.

Isra’ Mikraj merupakan peristiwa yang luar biasa yang dinamakan mukjizat. Mukjizat itu tidak bisa dilaksanakan menurut nalar manusia, kecuali manusia yang mempunyai mukjizat.

“Dari mana kita tahu peristiwa yang mulia dan agung ini. Allah dalam ayatnya mengawali dengan Subhanallah (Maha Suci Allah),” kata dia.

Maka tanpa pendekatan iman kepada Allah, orang tidak bisa menerima peristiwa Isra’ Mi’raj. Karena Nabi diberangkatkan pada malam hari dan pulang pada malam hari juga. Sahabat Nabi naik unta dari Masjidil Haram ke Aqso selama satu bulan.

Nabi diperjalankan oleh Allah ke Sidratul Muntaha dan singgah sebentar di Masjidil Aqso. Allah mengundang Nabi Muhammad SAW ke Sidrotul Muntaha mendapatkan perintah menjalankan salat.

Hanya perintah salat yang langsung datang dari Allah Swt, tidak melalui perantara malaikat Jibril.

“Salat adalah tiang agama, barang siapa yang mendirikan salat maka dia sudah menegakkan agama. Dan barang siapa yang meninggalkan salat dia yang meruntuhkan agama”.

Dalam perjalanan menuju Sidratul Muntaha, Rasulullah SAW diperlihatkan berbagai macam bentuk dan ulah manusia yang menggambarkan amal perbuatan umat Muhammad selama di dunia. [Sugiono]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda