Sukamto. | Bhazair Ayuningtyas

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pasien Rumah Singgah Pasien (RSP) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Lampung bernama Sukamto berusia 49 tahun yang berasal dari Mesuji, membagikan kisah perjuangannya mengidap sakit batu ginjal selama 5 tahun.
Sukamto merupakan seorang laki-laki yang bekerja sebagai kuli serabutan, saat ini sedang berjuang sembuh dari batu ginjal.
Saat diwawancarai oleh wartalampung.id pada Selasa 8/10/2024 ia mengatakan, sakit yang ia derita berawal dari sakit pinggang.
“Lima tahun sebelumnya saya sudah pernah USG di Metro. Saya tahu bahwa ada batu dalam ginjal saya. Terlebih saya merasakan sakit pinggang. Memang batunya saat itu masih kecil,” ujarnya.
Sukamto mengatakan, mengurungkan niat berobatnya dikarenakan istrinya pun sakit saat itu. Ia menghiraukan rasa sakit tersebut dan fokus merawat istri.
Di sela-sela mengurus sang istri, Sukamto tetap berobat jalan dan pengobatan herbal. Setelah lima tahun berlalu, batu ginjal yang ia idap semakin membesar.
“Kalau kata dokter, besar batunya sebesar ibu jari. Tidak bisa dilaser, harus dilakukan tindak operasi diangkat batunya dan alhamdulillah sudah diangkat batunya,” jelasnya.
Setelah dilakukan tindak operasi, Sukamto pulang ke Mesuji untuk berobat jalan, tetapi setelah satu bulan pascaoperasi, dirinya kesulitan untuk buang air kecil dan memutuskan untuk dirawat di Rumah Sakit (RS) Bandar Jaya.
“Setelah pulang ke rumah saya sering pendarahan, selama 4 bulan sudah 6 kali diteropong. Disarankan dokter untuk ke RSUD Abdul Moeloek untuk dicek oleh dokter spesialis pendarahan,” ucapnya.
Sukamto menjelaskan, selaput ginjalnya ada yang bocor dan sedang dicarikan alatnya oleh pihak RSUD Abdul Moeloek. Kalau tidak ada hambatan akan dilakukan pengobatan pada minggu ini.
Ia bercerita bisa mengidap penyakit batu ginjal ini dikarenakan pola makannya yang tidak sehat. Seperti gemar mengonsumsi petai dan jengkol, yang mana saripati dari makanan tersebut tidak sehat untuk ginjal apabila dikonsumsi secara berlebih.
Sukamto juga berpesan untuk teman-teman yang mengidap penyakit seperti dirinya, untuk tetap semangat, jangan pantang menyerah.
“Kita harus yakin, bahwa Allah swt Mahasayang dan sangat cinta kepada hamba-Nya. [Bhazair Ayuningtyas]

Tinggalkan Komentar Anda