Berita Foto Bisnis

OJK Lampung Terima 25 Pengaduan Terkait Masalah Perbankan

OJK Lampung Terima 25 Pengaduan Terkait Masalah Perbankan

OJK Lampung. | Dokumentasi

OJK Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pada bidang edukasi dan perlindungan konsumen, selama tahun 2020, OJK Lampung menerima 588 layanan. Ini terdiri dari 361 penerimaan informasi, 202 pemberian informasi, dan 25 pengaduan dengan dominasi permasalahan yang disampaikan terkait masalah perbankan.

Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 4,70% (29 layanan) dibandingkan dengan layanan konsumen tahun 2019 yaitu sebanyak 617 layanan. Selain itu, selama tahun 2020, OJK Provinsi Lampung telah menindaklanjuti 897 permintaan sistem layanan informasi keuangan (SLIK) oleh masyarakat. Demikian intisari rilis OJK Lampung hari ini.

Selain melakukan edukasi dan perlindungan konsumen, OJK bersama anggota Satgas Waspada Investasi telah menerima berbagai pengaduan masyarakat terkait berbagai entitas yang berpotensi merugikan masyarakat dan telah ditindaklanjuti sesuai ketentuan bersama dengan 12 kementerian dan kelembagaan lainnya yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi.

Hingga tahun 2020, Satgas Waspada Investasi telah menangani sebanyak 976 investasi ilegal, 2.923 pinjaman online ilegal serta 143 gadai ilegal. Sedangkan dari ribuan entitas pinjaman online ilegal, per 22 Januari 2021 terdapat sebanyak 149 perusahaan fintech yang terdaftar dan berizin resmi di OJK.

Sebelumnya diberitakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK). APPK akan memudahkan konsumen sektor jasa keuangan atau masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, informasi atau pengaduan terkait produk dan/atau layanan keuangan ke pelaku usaha jasa keuangan (PUJK). []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda