Pasar Tempel Way Dadi. | Adnan

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dampak kemarau berkepanjangan membuat harga beras di wilayah Bandar Lampung, tepatnya di Pasar Tempel Way Dadi, Jalan Sentot Alibasya, naik, hari ini.
Para pedagang beras di sejumlah toko beras mengaku beberapa akhir ini harga beras terus mengalami kenaikan.
Nurhayati, pedagang, mengatakan, harga beras yang paling murah Rp12 ribu per kilogram dan beras yang paling mahal Rp17 ribu per kilogram. Sebelum mengalami kenaikan, harga sekitar Rp8.500/kg.
Beras yang paling laku dibeli konsumen adalah merek Raja Udang. Harga beras Raja Udang tersebut naik dari Rp120 ribu per karung menjadi Rp143 ribu.
Nurhayati menuturkan, kenaikan harga beras tersebut diduga dampak kemarau panjang.
Ia mengatakan, kenaikan harga beras dimulai dari Juli. Nurhayati berharap, harga beras bisa normal dan masyarakat yang kurang mampu sanggup membeli beras.
“Harapannya ya stabil lagi dan masyarakat menengah ke bawah bisa membelinya,” ujarnya. [Ahmad Adnan Firdaus]

Tinggalkan Komentar Anda