Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Masuk Asrama 2 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung, Icha Meilani Cepat Adaptasi Aturan Pondok

Masuk Asrama 2 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung, Icha Meilani Cepat Adaptasi Aturan Pondok

Icha Meilani (tengah) bersama Riskya (kiri) dan Dwi (kanan). | Dokumentasi Mahad

Icha Meilani (tengah) bersama Riskya (kiri) dan Dwi (kanan). | Dokumentasi Mahad

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasantri baru di asrama 2 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung mulai masuk hari ini. Mereka akan satu tahun penuh tinggal di dalam asrama. Ini sebagai syarat mereka sebagai penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K).

Salah satunya adalah Icha Meilani. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini berasal dari Jatimulyo, Lampung Selatan. Icha adalah alumnus SMA Gajah Mada, Bandar Lampung.

Kepada wartalampung.id ia bercerita banyak hal. Kata Icha, selama SMA ia aktif di OSIS sebagai pengurus.

Sebelum masuk UIN, ia sempat mencoba mendaftar ke Universitas Lampung tetapi gagal. Usai diterima di UIN ini, Icha mendaftar KIP-K gelombang ketiga atas saran ibunya. Harapannya, dengan diterima KIP-K, bisa membantu dari sisi pembiayaan kuliah.

Karena lolos KIP-K inilah Icha dan teman-temannya yang lain wajib masuk asrama. Icha mengaku awalnya ia kaget juga dengan beragam peraturan di asrama.

Misalnya dari cara bepakaian, batas waktu keluar, adab, dan aktivitas pembelajaran yang ada di mahad.

Orang tua Icha senang anak mereka berada di mahad.

“Kata mereka, dengan di sini, aku bisa menambah ilmu agama. [Riskya Oktaviani/Zuryati Dwi Saputri]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda