Warga sulit peroleh air. | Ade/Adnan

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kemarau panjang menjadi penyebab beberapa sumur di Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung, mengering, sehingga warga kesulitan memperoleh air bersih, Senin, 30/10/2023.
Salah seorang warga yang kesulitan mencari air bersih tersebut adalah Kenva. Setiap hari ia harus mengandalkan sumur yang sudah mulai surut.
Sumur yang mulai surut menyebabkan air mengisi lebih lama. Lama waktu untuk mengisi tempat penampungan air tersebut 13 menit.
“Mau mandi tidak ada air. Terpaksa membeli air Rp4.000 ribu per jeriken,” kata Kenva kepada wartalampung.id.
Biasanya Kenva mulai mengisi air pada pukul 01.00 WIB dan pada pukul itulah air mulai mengalir dari dalam penampungan.
Kemarau panjang ini menyebabkan ia harus menumpang mandi ke tempat saudaranya. Kadang-kadang ia juga tidak bisa memasak nasi.
Pakaian kotor juga ia titipkan ke penatu atau laundry.
“Kalau tiap hari mau laundry pakaian ya bangkrut, harganya sekarang mulai naik,” katanya. [Ade Hermawan/Ahmad Adnan Firdaus]

Tinggalkan Komentar Anda