Mashabi. | Aulia Kartika

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Indonesia masih tertinggal soal pengelolaan sampah jika dibandingkan dengan negara lain yang sudah membahas gas metana.
Indonesia masih dengan “jangan membuang sampah sembarangan”. Bahkan di Bandar Lampung, sampah sudah mencapai seribu ton per hari.
Berdasarkan masalah-masalah tersebut, lembaga swadaya masyarakat Mitra Bentala menginisiasi bank sampah. Sebanyak 80 persen sampah dimanfaatkan sehingga sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) hanya 20 persen. Akan tetapi, hal tersebut sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah.
Demikian dipaparkan Manajer Advokasi dan Kajian Mitra Bentala Mashabi kepada wartalampung.id kemarin di kantornya.
Mashabi menuturkan, saat ini masyarakat mulai peduli terhadap pemisahan sampah organik dan anorganik. Hal itu membuat Mitra Bentala menganggap hal tersebut sudah bagus, tetapi pemerintah masih kurang dalam menyediakan fasilitas untuk mengelola sampah.
Sehingga membuat motivasi masyarakat dalam mengelola sampah menjadi turun. Beberapa contoh daerah yang sudah baik dalam mengelola sampah yaitu Bandung dan Malang di mana pemerintah kedua daerah tersebut sangat peduli terhadap lingkungan.
Dengan begitu, pengelolaan sampah pun sangat baik. Bahkan di sana sampai kekurangan sampah untuk diolah menjadi kerajinan dan gas metana gratis, berbanding terbalik dengan Bandar Lampung yang sampahnya masih menumpuk.
“Kita mulai peduli terhadap pemisahan sampah dan pengelolaan sampah, tetapi fasilitasnya yang masih kurang,” tambahnya.
Ada dua tips yang diberikan Mashabi untuk mengatasi masalah sampah di Bandar Lampung. Kiat itu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sampah secara berkesinambungan.
Kemudian pemerintah juga dapat melakukan gerakan yang nyata, seperti memberikan pendidikan serta pelatihan tentang mengelola sampah kepada masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga dapat melakukan pengelolaan sampah di TPA Bakung agar dijadikan kerajinan tangan dan juga gas metana gratis yang bisa disalurkan kepada masyarakat. [Aulia Kartika]

Tinggalkan Komentar Anda