Ilustrasi media sosial. | Dokumentasi

Oleh Dini Aulia Putri, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung
Gen Z merupakan generasi yang lahir dalam rentang tahun 1995-2010. Tidak jarang juga generasi ini juga disebut sebagai generasi digital.
Sebab, mereka lahir pada zaman digital. Dapat dilihat saat ini teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat.
Namun, di balik kemajuan teknologi yang ada, banyak kemunduran yang terjadi pada sumber daya manusia. Khususnya di Indonesia, banyak kemunduran yang terjadi.
Ini bisa dilihat dari pola pikir, mental, dan etika. Tak lain ini merupakan salah satu dampak dari penggunaan media sosial.
Disebabkan oleh kurangnya interaksi dengan kehidupan sosial dan akhirnya bergantung pada dunia maya.
Namun, di balik kemunduran yang terjadi, terdapat kelebihan yang berhasil diperoleh Gen Z dalam menggunakan media sosial.
Hal itu di antaranya:
Kebebasan mengekspresikan diri
Hal ini terjadi karena media sosial merupakan ruang terbuka yang membebaskan siapapun untuk mengekspresikan diri.
Memperluas jaringan pertemanan
Melalui media sosial generasi ini dapat berkenalan dengan banyak orang dari berbagai daerah bahkan dunia. Oleh karena itu, generasi Z merupakan generasi yang mudah bergaul.
Kerja cepat dan efisien
Generasi Z banyak mengandalkan teknologi yang terdapat dalam ponsel pintarnya. Seperti untuk merangkum sebuah artikel saja mereka menggunakan situs web bernama Resoomer, mengecek typo pada tulisan mereka menggunakan cek Typo Online, dan masih banyak lagi.
Menghasilkan Uang
Banyak gen Z yang mulai mendirikan usaha nya melalui toko-toko online, guna mencakup pembeli dengan jarak terjauh sekalipun. Bahkan pekerjaan yang paling digandrungi generasi saat ini adalah menjadi content creator.
Tentu saja pekerjaan ini banyak disukai generasi Z karena mereka mendapat hasil yang cukup menjanjikan dari platform mereka bekerja.
Dapat mengakses informasi secara cepat
Dengan kemajuan teknologi yang ada, generasi Z dapat mengakses informasi dari berbagai situs internet melalui ponsel, komputer atau aplikasi media sosial yang mereka punya. Oleh karena itu, generasi saat ini lebih cepat menangkap informasi terbaru yang sedang beredar.
Media sosial memiliki pengaruh besar dalam proses perkembangan tiap individu saat ini. Kebiasaan-kebiasaan yang dimiliki oleh generasi sebelumnya berubah drastis semenjak adanya media sosial.
Sebagai contoh, generasi saat ini lebih nyaman berkomunikasi melalui jejaring sosial atau ruang virtual lain. Tentu saja ini bertolak belakang dengan generasi sebelumnya yang lebih suka berinteraksi secara langsung atau tatap muka.
Dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, seharusnya generasi Z dapat menempatkan diri dengan baik. Menggunakan kemudahan yang ada tanpa menurunkan budaya sebelumnya. Hal ini patut menjadi pembelajaran bagi masing-masing individu. []
