Penglepasan program Kepala Sekolah Mengabdi. | Pemprov Lampung

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melepas 46 kepala sekolah tingkat SMK untuk mengikuti program Kepala Sekolah Mengabdi angkatan pertama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Tahun 2023.
Penglepasan dilakukan di Aula Mahan Agung, Selasa (9/5/2023) ditandai dengan penyematan tanda peserta.
Program Kepala Sekolah Mengabdi ini menjadi program pertama dan satu-satunya di Indonesia yang merupakan terobosan dan inovasi Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam upaya meningkatkan pemerataan mutu dan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.
Penglepasan ini merupakan yang kedua kali, di mana beberapa waktu lalu juga telah dilakukan penglepasan yang sama.
Gubernur mengatakan program ini merupakan suatu terobosan yang sangat baik dalam upaya untuk menularkan tata cara pengelolaan sekolah yang baik kepada sekolah-sekolah yang lain di kabupaten.
“Ini juga untuk mendorong penguatan kapasitas kepala sekolah, dan mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan di wilayah Provinsi Lampung,” ujar Arinal.
Arinal menjelaskan program ini sebagai langkah untuk meningkatkan mutu SMK yang ada di Provinsi Lampung secara merata melalui pengiriman para kepala sekolah ke daerah-daerah.
Menurutnya, program ini juga merupakan bagian implementasi dari nawa cita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dan meningkatkan kualitas hidup manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan.
“Saya minta agar bapak/ibu peserta program ini untuk dapat meng-implementasikan pengalaman bapak/ibu semua dalam hal manajemen pendidikan berbasis sekolah,” katanya.
Arinal berharap para kepala sekolah yang mengikuti program ini untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam mengelola satuan pendidikan.
“Saya berharap kepada seluruh Kepala Sekolah Mengabdi SMK Provinsi Lampung, untuk dapat bekerja sebagai kepala sekolah yang humanis, dengan menyampaikan ilmu yang sudah didapat selama puluhan tahun kepada peserta didik dan tenaga pendidik di sekolah tujuan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar mengatakan program ini akan dilaksanakan 15-19 Mei 2023. []
