Bandar Lampung

8 Bakal Calon Rektor Unila Paparkan Visi Misi dan Program Kerja

8 Bakal Calon Rektor Unila Paparkan Visi Misi dan Program Kerja

Pemaparan visi, misi, dan program kerja calon rektor Unila. | Dokumentasi

Pemaparan visi, misi, dan program kerja calon rektor Unila. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sebanyak delapan bakal calon rektor Universitas Lampung (Unila) memaparkan visi, misi, dan program kerja. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian tahapan pemilihan rektor Unila periode 2023–2027 yang digelar di Gedung Serbaguna kampus setempat, Selasa, 20/12/2022.

Kegiatan juga dilaksanakan secara daring yang disiarkan langsung melalu kanal YouTube Unila https://s.id/pilrekunila22 dan dapat disaksikan langsung oleh seluruh sivitas akademika Unila maupun masyarakat umum.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila Abdurrahman menjelaskan, pemaparan visi, misi, dan program kerja bakal calon rektor merupakan tahap penting dalam penyaringan setelah dilakukan penjaringan aspirasi internal Unila.

“Selain mengenalkan lebih detail tentang bakal calon rektor, kami ingin semua visi, misi, dan program kerja diketahui khalayak baik internal maupun eksternal,” ujar pria yang akrab disapa Abe ini.

Dari hasil pendaftaran, kemudian ditetapkan melalui penjaringan oleh Senat Unila, delapan bakal calon rektor 2023–2027. Penyampaian visi, misi, dan program kerja dibagi menjadi dua sesi yang dihadiri anggota Senat Unila, dosen, tenaga kependidikan, serta para pemangku kepentingan.

Pada kesempatan ini, delapan bakal calon sesuai urutan huruf awal nama memaparkan visi, misi, dan program kerja. Asep Sukohar mengusung visi mentransformasikan ekosistem unggul Unila yang bermartabat dan berdaya saing melalui kolaborasi dan inovasi menuju Indonesia Emas 2045.

Ayi Ahadiat mengusung visi menjadi perguruan tinggi berkelas dunia dengan tridarma dan sistem inovasi yang kuat, serta solutif terhadap permasalahan daerah nasional dan dihormati di tingkat global.

Hamzah mengusung visi menjadi perguruan tinggi yang bermartabat, berkarakter, unggul, berdaya saing, bernalar kritis, merdeka, dan berjejaring nasional maupun global dalam tatanan moral kearifan lokal.

Lusmeilia Afriani dalam visinya menjadikan Universitas Lampung sebagai center of excellence di tingkat nasional dan internasional sebagai institusi yang kuat berlandaskan nilai-nilai luhur budaya nasional dan Pancasila.

Sementara di sesi kedua, Marselina menyampaikan visi mewujudkan Unila unggul, mandiri, berdaya saing internasional. Dilanjutkan Murhadi menyampaikan visi menjadikan Universitas Lampung sebagai institusi berintegritas, berkinerja spektakuler, unggul di tingkat nasional dan global.

Nairobi menyampaikan visinya menjadikan Universitas Lampung sebagai world class university nomor delapan di Indonesia dan nomor 1000 – 1250 di dunia. Terakhir Suharso menyampaikan visi, menjadikan Universitas Lampung perguruan tinggi terkemuka yang berkontribusi nyata secara lokal, nasional, dan internasional.

“Setelah penyampaian visi misi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan rapat senat tertutup untuk menilai dan memilih tiga calon rektor pada Kamis, 22 Desember. Mudah-mudahan awal Januari Unila sudah mendapatkan rektor baru,” papar Abe. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda