Hamid Fahmi berfoto bersama Deddy Corbuzier saat diundang acara Hitam Putih | Dokumentasi Fahmi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Hamid Fahmi namanya. Jika berjalan agak diseret. Itu lantaran salah satu kakinya saat SD mengalami musibah ditabrak kereta api. Fahmi, biasa ia disapa, sosok yang kuat secara mental dan fisik. Ia tak putus asa dengan cobaan itu.
Usai mendapat kaki palsu, Fahmi laiknya orang pada umumnya yang tak punya kekurangan fisik satu pun.
Kuliah mampu ia rampungkan di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung.
Fahmi juga aktif berkegiatan. Langkah kakinya yang terseret-seret malah membuatnya makin kuat.
Ia juga aktivis yang menjalani hari-hari penuh khidmat untuk masyarakat.
Fahmi aktif di banyak organisasi. Antara lain Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Himpunan Mahasiswa Islam, Persatuan Binaraga Fisik Indonesia, Persatuan Olahraga Gulat Tangan Indonesia, dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia.
Fahmi pernah diundang host terkenal Deddy Corbuzier pada acara Hitam Putih. Fahmi bercerita, awal musibah dan hari-harinya selepas kejadian itu.
Tahun lalu, jelang pemilu 2019, Fahmi didapuk sebagai Relawan Demokrasi KPU Bandar Lampung. Tahun ini juga ia kembali masuk Relawan Demokrasi demi hajat Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung.
Lima kali Fahmi dan kompatriotnya, Supron, menggelar sosialisasi tahapan pilkada bagi rekan-rekannya di basis disabilitas. Semuanya sukses.
“Saya harap 600-an kawan-kawan difabel di Bandar Lampung bisa mencoblos dengan aman, nyaman, dan sehat,” kata dia kepada wartalampung.id hari ini.
Baca: KPU Bandar Lampung Ingatkan Penyandang Disabilitas ke TPS pada 9 Desember 2020
Besok, 9 Desember 2020, pilkada Bandar Lampung. Jelang pilkada pula, Fahmi mendapat berkah. Ia diterima sebagai aparatur sipil negara di lingkungan KPU di Lampung.
Semua tahapan menuju ke situ ia lalui dengan baik. Nilainya paling besar. Sarjana sosial dari UIN Raden Intan Lampung ini menyisihkan peserta lainnya.
“Saya biasa berkompetisi. Meski pakai kaki palsu, tidak masalah. Malah makin bikin saya semangat,” kata laki-laki kelahiran Negeri Sakti, Pesawaran, 8 Mei 1992 itu.
Kini Fahmi bermukim di Bandar Lampung, tepatnya Jalan Bumi Manti II Gang H Zakaria Kelurahan Kampungbaru, Kecamatan Labuhanratu.
Soal binaraga, Fahmi juga lumayan berprestasi. Meski belum tembus sampai tingkat paling tinggi, ia dikenal di kalangan penggiat olahraga ini. Deddy Corbuzier saja pernah mengundangnya ke acara Hitam Putih Trans7.
Fahmi juga tipikal pembicara yang baik. Lajang ini masuk dalam barisan Dai Kamtibmas. Soal tampil di depan publik dan bicara, ia sudah biasa.
“Mahir sih enggak. Tapi biasa dan bisa aja,” katanya merendah.
Fahmi berharap pilkada tahun ini sukses. Sebagai relawan demokrasi, ia juga ingin target partisipasi pemilih bisa mencapai 77,5 persen meski di tengah pandemi.
“Jangan golput dan salurkan hak suara sesuai nurani,” pesannya. [Adian Saputra]
