Bimtek Kantor Bahasa Provinsi Lampung untuk penggerak literasi seprovinsi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kantor Bahasa Provinsi Lampung mengadakan Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu Komunitas Literasi se-Provinsi Lampung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, 29-31 Maret 2022.
Acara ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu para penggerak literasi se-Lampung.
Ada sekitar 60 peserta yang berasal dari kota dan kabupaten di Lampung. Para peserta merupakan aktivis/penggerak literasi.
Salah satu pembicaranya adalah Adian Saputra, pemimpin redaksi Wartalampung.id. Dua judul materinya adalah Praktik Penulisan Kreatif Berbasis Hasil Bacaan dan Penulisan Kreatif Nonfiksi Berbasis Hasil Bacaan.
“Penulisan kreatif berbasis hasil bacaan biasanya berbentuk resensi buku,” ujar Adian.
Selama sesi materi, Adian memberi saran yang diselipi lelucon bagi para peserta. Adian mengatakan dalam menghasilkan sebuah tulisan, awal mula tulisan adalah masalah.
“Kayak mana mulainya adalah permasalahan. Itu adalah kecelakaan pertama. Jangan ribet, tulis aja kalimat pertama supaya kita terangsang untuk menyelesaikan tulisan,” kata dia.
Adian mendorong peserta untuk menulis apa saja yang ada di pikiran mereka. Dalam menulis untuk media massa elektronik, jumlah kata dalam sebuah naskah berkisar 100-150 kata. Tiap kalimat dibagi menjadi beberapa alinea.
“Buat aja kalimat SPOK, kalimat paling bagus terdiri 8-14 kata. Kenapa? Supaya pembaca memahami kalimat lebih cepat,” ujarnya.
Penyampaian materi oleh Adian berakhir pada pukul 22.00 WIB. Puncak acara yaitu dimana para peserta diminta menulis resensi singkat dari buku yang mereka bawa atau novel yang isinya masih diingat.
Empat peserta diminta untuk membacakan hasil resensinya. Praktik langsung selama satu jam ini melatih para peserta untuk menuangkan pikiran/opini ke dalam sebuah narasi berupa teks. Acara ditutup oleh sesi foto bersama para peserta bimtek. [Elisabeth Siregar, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila]
