Kepala BKKBN Perwakilan Lampung Rudy Budiman. | Sugiono

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kepala BKKBN Perwakilan Lampung Rudy Budiman menegaskan, remaja bisa menikah pada umur yang ideal untuk menghindari stunting.
“Idealnya menikah untuk wanita berumur 21 tahun, pria 25 tahun,” jelasnya usai pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda)dengan tema “Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Melalui Optimalisasi Sumber Daya dan Konvergensi Lintas Sektor Menuju Lampung Berjaya”, di Swiss-Belhotel, Rabu (16/3/2022).
Namun, kata Budiman, di beberapa tempat di pelosok daerah lampung masih ditemukan pernikahan di bawah standar umur yang ditetapkan pemerintah.
“Ada yang berumur 18, 17, bahkan ada juga yang menikah umur 15 tahun, hanya saja relatif sedikit,” kata dia.
Maka itu, jelas Budi, sejak dini remaja diberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi. Ini bertujuan mengoptimalkan remaja sehat menghindari tiga risiko.
“Jangan menikah pada usia dini, berhubungan seks sebelum menikah, dan menghindari napza,” terangnya.
Ia menambahkan, yang dijelaskan Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN Pusat, Sukaryo Teguh Santoso, terkait tim pendamping mempunyai fungsi dan tugas tersendiri.
“Mengawal masalah kehamilan dapat ke Bidan. Mengawasi dan mengevaluasi itu ada pada PKK dan kader yang secara bertahap kami latih orientasinya,” tambahnya. [Sugiono]
