Berita Foto Bisnis

PGN Subholding Gas Pertamina Raih Laba Bersih Jutaan Dolar AS

PGN Subholding Gas Pertamina Raih Laba Bersih Jutaan Dolar AS

PGN. | Dokumentasi

PGN. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jakarta – Sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil mempertahankan kinerja operasional yang berdampak positif kepada kinerja keuangan 2021 dengan  mencatatkan pendapatan sebesar 3,036 juta dolar AS, laba pperasi sebesar 420,32 juta dolar AS, laba bersih tahun berjalan yang distribusikan ke entitas induk 303,8 juta dolar AS dan EBITDA sebesar 855 juta dolar AS.

Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto mengatakan, pihaknya bersyukur di tahun yang masih penuh tantangan akibat pandemi, PGN tetap berhasil melaksanakan berbagai penugasan pemerintah dengan tetap menjaga protokol kesehatan dengan mengedepankan komitmen HSSE dan aspek keselamatan.

PGN juga berhasil menjaga kinerja positif 2021. Pemulihan kinerja operasional dari pemulihan ekonomi melalui upaya strategis Perseroan ditengah masa pandemi berhasil menopang kinerja keuangan PGN 2021.

Pencapaian kinerja tersebut diperoleh dari kinerja volume distribusi gas periode Januari s.d Desember 2021 yang meningkat menjadi sebesar 871 BBTUD dari periode sebelumnya  sebesar 828 BBTUD.

Sedangkan untuk volume transmisi selama tahun 2021 adalah sebesar 1.352 MMSCFD.

Selain itu, juga terdapat peningkatan untuk pengaliran gas ke pembangkit listrik melalui pemanfaatan LNG sendiri (Kontrak TUA FSRU Lampung) menjadi sebesar 29 BBTUD sehingga total gas yang disalurkan melalui skema niaga gas dan TUA adalah 900 BBTUD.

Selanjutnya, untuk kinerja volume lifting minyak dan gas adalah sebesar 24.086 BOEPD dan perbaikan harga rata-rata ICP USD 68,8/BBL, transportasi minyak sebesar 3.543 MBOE dan LPG sebesar 33.831 ton.

Perseroan juga mampu meningkatkan pangsa pasar melalui penambahan jumlah pelanggan di berbagai sektor menjadi sebanyak 663.877 pelanggan dengan cakupan jaringan pipa sepanjang 10.776 km.

Posisi keuangan konsolidasian PGN per 31 Desember 2021, tetap menunjukkan posisi keuangan yang masih baik dan kemampuan Perseroan memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang masih sangat baik.

Demikian juga dari sisi debt service juga memperlihatkan kemampuan perseroan dalam memenuhi pembayaran bunga dan pokok pinjaman yang masih mencukupi.

Realisasi CAPEX Tahun 2021 adalah sebesar USD 308,6 Juta, yang diantaranya berasal dari pembangunan Pipa Minyak Rokan, Pipa Gresik-Semarang, WK Pangkah, WK Ketapang, serta kegiatan investasi lain yang sudah tahap eksekusi seperti Jargas, Pipa Senipah-Balikpapan, dan LNG RU IV Cilacap.

Haryo menyampaikan, dalam perannya sebagai Sub Holding Gas, PGN dengan semangat energizing you, secara berkelanjutan dengan mengoptimalkan setiap peluang gas bumi melalui program gasifikasi, seperti jargas, kilang, pembangkit listrik, industri tertentu, sektor maritim dan darat yang merupakan fokus Perseroan saat ini dan ke depan.

Selain itu, Perseroan juga memiliki fokus dalam pengembangan utilisasi gas bumi yang ramah lingkungan di masa transisi energi menuju energi terbarukan. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda