Berita Foto Advertorial

Universitas Terbaik di Lampung Teknokrat Helat Sekolah Binaan di SMKN 7 Bandar Lampung

Universitas Terbaik di Lampung Teknokrat Helat Sekolah Binaan di SMKN 7 Bandar Lampung

Program sekolah binaan Universitas Teknokrat Indonesia di SMKN 7 Bandar Lampung. | Dokumentasi

Program sekolah binaan Universitas Teknokrat Indonesia di SMKN 7 Bandar Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Teknokrat Indonesia mengadakan program sekolah binaan di SMKN 7 Bandar Lampung pada Selasa dan Rabu, 30 dan 31 Maret 2021.

Tim dari universitas terbaik di Lampung ini memberikan materi manajemen konten pada e-learning, pembuatan media pembelajaran interaktif, pengelolaan ujian berbasis computer assisted test atau ACT, dan pembuatan dan editing video pembelajaran.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 guru yang dibagi ke dalam dua sesi.

Kali ini Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Teknokrat Indonesia mengirim beberapa dosen terbaik yang diketuai Heni Sulistiani, M.Kom, dengan anggota masing-masing Ade Dwi Putra, M.Kom, Yuri Rahmanto, M.Kom, Eko Bagus Fahrizqi, M.Pd, Suaidah, M.Kom, Setiawansyah, M.Kom, Adhie Thyo Priandika, M.Kom, Ade Surahman, M.Kom, Sanriomi Sintaro, M.Kom, dan Permata S.Si, M.Si.

Juga ikut dilibatkan beberapa mahasiswa yakni Ferliadi (D3 SIA), Salsa Safira (D3 SIA), Dinda Ayu Paraswati (D3 SIA), dan Randy Romadhoni (S1 teknologi informasi).

Dosen Universitas Terbaik di Lampung Teknokrat memberikan materi kepada guru-guru SMKN 7 Bandar Lampung. | Dokumentasi

Ketua tim Heni Sulistiani mengatakan, para guru puas dengan pembelajaran ini. Mereka dengan antusias mengikuti sesi pelatihan tersebut.

Heni mengatakan, tim yang dibawa memang dipenuhi dosen dengan pengalaman dan talenta yang mampu membimbing para guru membuat konten pembelajaran yang tepat untuk daring selama masa pandemi. Termasuk bagaimana menyiasati penilaian agar lebih ringkas dan transparan.

Menanggapi itu, Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, mengatakan, pata guru SMK akan lebih mudah memahami cara mengajar dan membuat konten jika dibimbing mentor yang berpengalaman dan piawai dalam menjelaskan.

Ia mengatakan, dengan dasar itulah, pengabdian kepada masyarakat ini selalu melibatkan para dosen yang ahli di bidangnya.

Dengan harapan, usai pelatihan, para guru mampu membuat materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa selama masa pandemi. [Sugiono]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda