UKM Entrepreneur dan Kementerian Ekonomi dan Kreatif BEM Universitas Teknokrat Indonesia Sharing Season Kunjungan Industri ke Askha Jaya Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – UKM Entrepreneur dan Kementerian Ekonomi dan Kreatif BEM Universitas Teknokrat Indonesia mengadakan Sharing Season Kunjungan Industri pada Senin, 24 Mei 2021, pukul 10.00-12.00 WIB di Askha Jaya Lampung.
Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin UKM Entrepreneur dan BEM U untuk meningkatkan motivasi dan semangat untuk berwirausaha dan menjalin silaturahmi kepada pemilik usaha di Lampung.
Pemilik usaha Askha Jaya Askasifi Eka Cesario mengatakan, dalam berwirausaha kunci sukses ada di ketekunan, pantang menyerah, dan berani mengambil risiko. Askha Jaya, kata dia, bisa melebarkan sayap hingga 1 dekade ini karena kunci tersebut. Tentunya juga, kata Eka, diiringi doa dan ibadah lannya.
Peserta dihadiri oleh Askasifi Eka Cesario sebagai pemilik Askha Jaya, pembina UKM Entrepreuner Muhammad Yusuf Ridho Amd. dan beberapa mahasiswa yakni Resty (Akuntansi), Siti Aisyah (Manajemen), Feditya Irsyad (Manajemen), Oky Anari (Manajemen), Aji DS (Manajemen), dan Richard (Informatika).
Muhammmad Yusuf Ridho selaku pembina mengatakan, para mahasiswa mesti diberikan arahan yang tepat untuk berwirausaha. Salah satunya dengan belajar langsung kepada mereka yang sukses dalam berbisnis.
Selain itu, mahasiswa bisa mengetahui seluk-beluk dan lika-liku dalam berusaha. Tidak sekadar mengetahui saat sukses, tapi juga mengetahui saat memulai dan menghadapi kendala dan kompetisi yang ketat.
Ridho mengatakan, bisnis keripik pisang Askha Jaya ini menjadi pilihan karena dinilai sukses dalam memasarkan produk dan nama baik sampai dengan luar Lampung. Selain itu, bagaimana mempromosikan usaha sehingga dikenal sampai keluar daerah.
Menanggapi itu Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammmad SE MM mengatakan, kunjungan semacam ini sangat penting. Sebab, dari sinilah mahasiswa bisa belajar memulai bisnis dengan baik dan benar.
Termasuk mempelajari teknis mengelola usaha sampai besar dan profesional. Juga bagaimana menjaga kualitas produk atau jasa yang dihasilkan.
Mahathir ingin program seperti ini diperbanyak dan mahasiswa yang dilibatkan juga ditambah. Sehingga, lepas lulus nanti, semua mahasiswa mendapatkan bekalan bagaimana memulai usaha mandiri selain tentunya bekerja pada institusi atau perusahaan sesuai dengan basis kompetensi mereka. [Sugiono]
