Bandar Lampung

Triaswari Ayunandini Juara lll Lomba Esai Sekolah Menulis UKM Penelitian Unila 2025

Triaswari Ayunandini Juara lll Lomba Esai Sekolah Menulis UKM Penelitian Unila 2025

Pemenang Lomba Esai Sekolah Menulis UKM Penelitian Unila. | Dandy HR

Wartalampung.id, Bandar Lampung — Triaswari Ayunandini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi angkatan 2024, menorehkan prestasi membanggakan.

Ia berhasil meraih juara lll Lomba Esai Sekolah Menulis UKM Penelitian Universitas Lampung 2025.

Kompetisi esai ini merupakan rangkaian utama dari kegiatan Sekolah Menulis, sebuah program pelatihan wajib bagi calon anggota muda UKM Penelitian Unila.

Kegiatan berlangsung secara luring di Graha Kemahasiswaan Unila selama kurang lebih tiga minggu pada Oktober 2025.

Triaswari menjelaskan keikutsertaannya dalam lomba esai ini berawal dari kewajiban mengikuti program Sekolah Menulis. Meski begitu, ia menyambutnya dengan antusias.

Pada kompetisi ini, kelompok Triaswari beranggotakan:

  1. Triaswari Ayunandini, Pendidikan Ekonomi 2024
  2. Abrelitita Vanesa, Agribisnis 2024
  3. Pristia Sugita, Matematika 2025
  4. Shinta Olivia, Teknik Informatika 2025

Tim ini mengusung esai berjudul “Triptomag Bites: Efektivitas Biskuit Fungsional Triptofan-Magnesium dari Pisang Cavendish dan Bayam Merah dalam Mereduksi Intensitas Maladaptive Daydreaming (MD).”

Gagasannya menawarkan solusi pangan fungsional untuk membantu mengurangi gejala maladaptive daydreaming melalui kombinasi triptofan dari pisang dan magnesium dari bayam merah, dua nutrisi yang berperan dalam regulasi mood dan fungsi neurologis.

Tak seperti lomba tingkat nasional yang memungkinkan peserta memilih rekan satu tim, lomba ini mempertemukan peserta dalam tim acak yang dibentuk panitia.

Pembagian tugas, curah gagasan, hingga penyusunan mekanisme biokimia produk menjadi proses yang memerlukan banyak diskusi intensif.

Triaswari menggambarkan atmosfer lomba sebagai kompetitif namun tetap suportif.

Seluruh peserta adalah calon anggota muda UKM Penelitian yang belajar bersama dalam suasana akademik yang produktif.

Ketika diumumkan sebagai juara lll, Triaswari merasa sangat bangga, bukan hanya untuk dirinya, tetapi untuk seluruh anggota tim.

Prestasi ini juga menjadi pembuktian bahwa kerja sama lintas jurusan dapat menciptakan inovasi yang kuat dan terukur.

Dari pengalaman ini, Triaswari menegaskan pelajaran terpenting yang ia dapatkan adalah nilai kolaborasi.

“Komunikasi, kemampuan mendengarkan, dan saling menghargai pendapat itu kunci utama. Prestasi ini lahir dari kerja sama yang baik,” tutupnya. [Dandy HR]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda