Telkomsel. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jakarta – Mengusung semangat #SambungkanSenyuman untuk kebaikan di sepanjang momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1443 H, Telkomsel konsisten memaksimalkan pengalaman digital bagi pelanggan melalui penyediaan jaringan broadband dengan konektivitas digital andal untuk kelancaran berkomunikasi.
Berkat itu, selama RAFI tahun ini, Telkomsel mencatat adanya lonjakan trafik layanan data hingga 45.1 Petabyte (PB) atau tumbuh 21 persen dibanding momen yang sama tahun sebelumnya.
Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono mengatakan, Telkomsel mengucapkan selamat Idulfitri 1443 H kepada seluruh umat muslim di Indonesia.
Ia berharap semoga hari perayaan besar ini bisa menjadi momentum bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih optimistis dan aktif dalam menebar manfaat bagi sesama.
“Kami memaknai Idulfitri kali ini sebagai momentum untuk terus membuka lebih banyak peluang lebih luas bagi masyarakat dalam menjaga tali silaturahmi dengan membangun semangat #SambungkanSenyuman untuk kebaikan di setiap aktivitas keseharian,” kata dia.
Dengan semakin tingginya percepatan adopsi gaya hidup digital masyarakat saat ini, Telkomsel mencatatkan adanya lonjakan trafik layanan data pada periode Lebaran tahun ini sebesar 21 persen dibandingkan periode tahun lalu.
Saki menjelaskan, lonjakan selama periode RAFI 2022 tersebut didorong dengan tumbuhnya aktivitas digital pelanggan yang meliputi akses layanan communication (instant messaging dan video conference) yang naik mencapai 21 persen, mobile gaming melonjak hingga 17 persen, streaming video sekira 16 persen, dan akses media sosial yang meningkat mencapai 3 persen, dibandingkan hari biasa.
Sedangkan untuk akses layanan e-commerce mengalami penurunan sekira 38 persen, diikuti aktivitas browsing yang juga berkurang 7 persen.
Telkomsel juga mencatat adanya peningkatan aktivitas akses pada sejumlah aplikasi/platform favorit seperti WhatsApp (tumbuh 35%), TikTok (meningkat 16%), Instagram (naik 15%), YouTube (melonjak 13%) dan Facebook (naik 1%). []
