Pengabdian masyarakat di Tanggamus. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Tanggamus – Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan pengabdian program desa binaan di Pekon/Desa Banjarsari, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini menghasilkan dua produk teknologi tepat guna. Fokus utama dalam kegiatan ini adalah:
- Pengadaan website desa
Kemajuan teknologi informasi tidak terlepas dari kehidupan kita saat ini tanpa terkecuali didaerah pedesaan. Agar dapat memberikan informasi dengan baik yang dapat diakses kapan saja perlu adanya sistem untuk mewujudkan hal tersebut diadakan kegiatan pengadaan website desa oleh tim desa binaan Universitas Teknokrat Indonesia.
Melalui kegiatan ini diharapkan desa dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam membangun sistem informasi desa berbasis web. Kegiatan tersebut dihadiri perangat desa yang ada di balai desa selaku operator yang akan menjalankan sistem tersebut.
Kegiatan pengadaan website desa ini meliputi pemberian pengetahuan mengenai website, pembuatan website dan pelatihan pengisian website desa. Kegiatan ini disambut baik oleh perangkat desa dikarenkan ketersediaan sistem informasi berbasis web ini sangat dibutuhkan saat ini.
- Sosialisasi alat panen hujan
Pengabdian kepada masyarakat program desa binaan selanjutnya yang dilakukan di Pekon Banjarsari adalah sosialasi alat panen hujan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya memanfaatkan air hujan sebagai alternaif sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan air yang dapat dimanfaatkan di masa mendatang serta mencegah kelebihan limpasan air di musim hujan yang dapat menyebabkan banjir.
Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat pekon Banjarsari dapat menyimpan air hujan untuk dimanfaatkan pada kebutuhan air rumah tangga nonkonsumsi seperti mencuci, menyiram tanaman dan sebagainya.
Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat pekon dengan sangat antusias. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya diskusi mengenai pemanenan air hujan yang memungkinkan diterapkan di Pekon Banjarsari tersebut.
Kegiatan ini beranggotakan Dian Pratiwi, MT. sebagai Ketua Program Studi Teknik Sipil, dan dosen UTI sebagai berikut Erliyan Redy Susanto, M.KoM., Jupriadi. MT, Neneng, M.Kom. Fera Lestari, MT., Fajar Dewantoro, M.Ars., Rio Aditomo, MT.
Mahasiswa dalam kegiatan tersebut yakni Rendy Pratama (S1-Teknik Sipil), Wawan Kurniawan (S1-Teknik Sipil), Nyoman Yudha Satya Nuaba (S1-Teknik Komputer), Hafidh Danang Setiadi (S1-Teknik Komputer).
Kegiatan ini terselenggara dengan adanya dukungan dari Universitas Teknokrat Indonesia yang turut mewujudkan keberlangsungan kegiatan PKM Program Desa Binaan.
Menyadari ada banyaknya manfaat pengabdian masyarakat bagi dosen membuat para dosen perlu semangat untuk melaksanakannya. Selain adanya dukungan dari kampus, kegiatan ini tidak terlepas dari antusiasme dan penerimaan yang baik dari pihak Pekon Banjarsari baik kepala pekon, perangkat pekon dan masyarakat Pekon Banjarsari.
Kegiatan ini diapresiasi oleh Kepala Pekon Topan Andri. Ia menyampaikan terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga berharap PKM dapat dilanjutkan agar pekon Banjarsari lebih maju terutama dalam mengimplementasikan good governance.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, PKM ini sangat bermanfaat untuk warga. Model pengabdian semacam ini sangat dibutuhkan warga desa. Sebab, yang disampaikan adalah hal-hal yang bisa secara konkret dipraktikkan warga.
Mahathir berpesan agar kegiatan semacam ini terus dikembangkan. Ia ingin semua desa di Lampung bisa tersentuh pengabdian kampus. Sebab, ini adalah wujud kehadiran kampus di tataran realitas masyarakat. []
