Berita Foto Nusantara

Tata Cara Salat Id di Rumah Bersama Keluarga

Tata Cara Salat Id di Rumah Bersama Keluarga

Ilustrasi. | Dokumentasi Dewan Dakwah Lampung

Ilustrasi. | Dokumentasi Dewan Dakwah Lampung

Wartalampung.id – Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau warga untuk menjalankan salat id tahun ini di rumah. Berhubung masih pandemi covid-19, pemerintah meminta warga menjalankan salat hari raya ini bersama keluarga di rumah, tidak di masjid atau lapangan. Ini sama dengan tahun lalu di mana jutaan umat muslim terpaksa salat id di rumah saja.

Salat Idul Fitri dianjurkan di rumah karena social distancing dan physical distancing diberlakukan. Masyarakat diminta menjaga jarak.

Melansir pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal fatwa terkait salat Idul Fitri di rumah. Otoritas ulama Indonesia ini juga mengeluarkan tata cara atau kaifiat mengenai takbir dan salat Idul Fitri selama pandemi virus corona.

Fatwa tersebut menyatakan, salat Idul Fitri boleh dilakukan di rumah secara berjemaah maupun sendiri.

Untuk menjalankan salat Idul Fitri, kita membaca niat yang dilafalkan di dalam hati dan fokus melaksanakan ibadah. Sama seperti salat lainnya, niat salat Idul Fitri pada setiap posisi baik sebagai imam, makmum atau salat yang dilaksanakan sendiri memiliki perbedaan bacaan.

Tata Cara Salat Id

  1. Membaca niat salat Idul Fitri
  2. Membaca doa Iftitah
  3. Takbir sebanyak 7 kali di rakaat pertama. Dalam setiap takbirnya membaca bacaan:

“Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar”

Artinya: “Maha Suci Allah, segala pujian baginya, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.”

  1. Membaca Surat Al-Fatihah
  2. Membaca surat-surat di dalam Alquran. Dianjurkan untuk membaca Surah Al A’la pada rakaat pertama.
  3. Rukuk dengan tumakninah (tenang)
  4. Iktidal dengan tumakninah
  5. Sujud
  6. Duduk di antara dua sujud
  7. Sujud kedua
  8. Berdiri lagi menunaikan rakaat yang kedua yang diawali mengucapkan takbir sebanyak 5 kali dengan bacaan yang masih sama.
  9. Membaca Surat Al Fatihah
  10. Membaca surat-surat di dalam Alquran. Dianjurkan untuk membaca Al-Ghasyiyah.
  11. Melakukan rukuk dan sujud seperti rakaat pertama.
  12. Duduk tasyahud akhir dan salam menengok ke arah kanan dan kiri.
  13. Apabila menjadi makmum hendaknya jangan langsung meninggalkan tempat salat. Dengarkan khotbah yang diberikan oleh imam. Dianjurkan juga untuk mengawali pembacaan khotbah dengan membaca takbir sebanyak 9 kali sebagai pembuka salam. []
Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda