Saburai Cup. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Natar – UKM Taekwondo Universitas Teknokrat Indonesia meraih 4 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu pada Kejuaraan Taekwondo Open Turnamen Saburai Cup XIII di GOR Podomoro, Natar, Lampung Selatan, 28-29 Maret 2022.
Peraih medali emas:
- Yoga Esra (Prodi Pendidikan Olahraga NPM 19114051)
- Jelita Cahyaningrum (Prodi Pendidikan Olahraga NPM 17114035)
- Fonza Ara Zovanca (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris NPM 19113024)
- Johansyah (Prodi Teknologi Informasi NPM 19313053)
Untuk peraih perak:
- Maya Theresia Sitompul (Prodi Pendidikan Olahraga NPM 19114061)
Medali perunggu:
- Ayu Angraini (Prodi Pendidikan Olahraga NPM 19114080)
- Eka Andrian (Prodi S1 Sistem Informasi NPM 20311041)
Eko Bagus Fahrizqi, S.Pd., M. pd., AIFO, dosen pembimbing, mengatakan, Saburai Cup XIII itu adalah medium pembinaan atlet taekwondo Lampung. Ini diharapkan memunculkan bibit atlet untuk berprestasi di masa yang akan datang.
Ajang ini juga diadakan setiap tahun dan bertujuan menampung Secara maksimal oleh wadah terkait demi prestasi atlet taekwondo Lampung.
Eko berharap, bisa mengikuti ajang berikutnya seperti Pomda, Pomnas, Porprov, Pra-PON, dan ajang lainnya di tingkat nasional dan internasional.
Eko menuturkan, proses latihan timnya sudah dari jauh-jauh hari. Bahkan, selama dua tahun pandemi ini, tetap melaksanakan latihan sampai sekarang.
Ia mengatakan, tim pelatih memberikan motivasi agar konsisten berlatih. Pasalnya, ini adalah proses untuk persiapan ajang yang lebih besar seperti Pomnas dan Porprov.
“Dalam seminggu kami latihan lima kali,” ujar Eko.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, pihaknya bangga dengan raihan prestasi di ajang kali ini. Hasil yang diperoleh cukup memuaskan.
Ia menilai, semua taekwondoin sudah menunjukkan prestasi yang terbaik. Hasil ini adalah wujud kerja keras selama ini. Meski dalam pandemi, Mahathir memuji para atlet yang tetap giat latihan.
Mahathir ingin ini menjadi persiapan untuk ajang selanjutnya yang lebih besar. Dengan demikian, saat ajang itu tiba, semua taekwondoin dalam kondisi puncak. Hal itu diharapkan meraih prestasi yang paling maksimal. []
